Berita

Istri di Makassar Paksa Suami Perkosa Pekerja Demi Bukti Perselingkuhan

Advertisement

Seorang wanita di Makassar, Sulawesi Selatan, dilaporkan memaksa suaminya untuk memperkosa seorang pekerja perempuan di tempat usaha mereka, kemudian merekam aksi tersebut. Tindakan keji ini diduga dilakukan untuk dijadikan bukti perselingkuhan sang suami dengan korban.

Motif Perselingkuhan dan Pemaksaan

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menjelaskan bahwa pelaku, yang usianya terpaut jauh dengan suaminya (pelaku istri berusia 39-an, suami kelahiran 2002), merasa curiga terhadap suaminya. Kecurigaan ini muncul karena adanya dugaan perselingkuhan antara suami dengan salah satu karyawan perempuan di tempat usaha mereka.

“Jadi ceritanya itu si istri curiga sama suaminya. Istri ini nikah jaraknya (usia) jauh. Dia usia 39-an, suaminya (kelahiran) 2002, jadi jaraknya jauh. Nah, di tempat usahanya itu ada karyawannya perempuan sehingga ada dugaan berdasarkan informasi, sang suami selingkuh sama pekerjanya ini,” ujar Arya kepada wartawan saat konferensi pers di kantornya, Senin (5/1/2026).

Rekaman Video sebagai Bukti

Pihak kepolisian telah mengamankan bukti berupa rekaman video yang menunjukkan aksi pemerkosaan tersebut. Berdasarkan kesaksian dan alat bukti yang ada, korban diperkosa oleh suami pelaku sebanyak dua kali.

“Kesaksian dan alat buktinya cukup. Setelah korban dipukuli, tidak mau ngaku dimintalah suaminya untuk berhubungan badan ke si korban. Korban kan sudah nggak mau, tapi dipaksa. Itu dilakukan bahkan dua kali divideo,” terang Arya.

Advertisement

Cara Pembuktian yang Salah

Arya menegaskan bahwa motif utama sang istri merekam aksi pemerkosaan tersebut adalah untuk membuktikan dugaan perselingkuhan suaminya. Namun, cara yang ditempuh dianggap sangat keliru dan melanggar hukum.

“Motifnya dia rekam untuk membuktikan selingkuh atau nggak, tapi kan cara membuktikannya salah. Dia paksa berhubungan badan. Ya kalau dipaksa, karena ketakutannya, tekanan akhirnya kan nggak terbukti dengan sendirinya,” jelasnya.

Korban dilaporkan terpaksa menuruti permintaan kedua pelaku karena adanya tekanan dan rasa takut.

Advertisement