Sepakbola

Manchester City Resmi Boyong Antoine Semenyo Rp 1,4 Triliun, Pakai Nomor Punggung Yaya Toure

Advertisement

JakartaManchester City resmi mengumumkan perekrutan Antoine Semenyo dari Bournemouth pada bursa transfer Januari 2026. Penyerang sayap asal Ghana tersebut diproyeksikan menjadi amunisi baru untuk memperkuat daya gedor skuad asuhan Pep Guardiola di sisa musim ini.

Detail Transfer dan Kontrak Jangka Panjang

The Citizens harus merogoh kocek cukup dalam untuk mengamankan jasa Semenyo. Manchester City menebus sang pemain dengan biaya transfer mencapai 62,5 juta Pounds atau setara dengan Rp 1,4 triliun. Pemain berusia 26 tahun tersebut menyepakati kontrak jangka panjang yang akan mengikatnya di Etihad Stadium hingga musim panas 2031.

Semenyo mengungkapkan rasa bangganya bisa bergabung dengan salah satu klub terbaik di dunia. Ia mengaku telah lama mengagumi gaya permainan City yang dominan di bawah arahan Guardiola.

Foto: Dok Manchester City
Foto: dok Manchester City

“Saya bangga bergabung ke Manchester City. Saya sudah menonton City dalam satu dekade terakhir di bawah Pep Guardiola, mereka mendominasi Liga Inggris dan tampil bagus di kompetisi lainnya,” ujar Semenyo sebagaimana dilansir dari situs resmi klub.

Advertisement

Statistik Impresif dan Warisan Nomor Punggung

Sebelum berlabuh ke Manchester, Semenyo menunjukkan performa gemilang bersama Bournemouth. Berikut adalah catatan statistik sang pemain selama berkarier di kompetisi kasta tertinggi Inggris:

KategoriCatatan Statistik
Total Penampilan101 Laga
Gol (Total)30 Gol
Assist12 Assist
Gol Musim 2025/2610 Gol (dari 20 laga)

Kedatangan Semenyo akan menambah kedalaman skuad di posisi winger, bersaing dengan nama-nama seperti Oscar Bobb, Jeremy Doku, dan Savinho. Menariknya, Semenyo akan mengenakan nomor punggung 42, nomor ikonik yang pernah digunakan oleh legenda klub asal Afrika, Yaya Toure.

“Ada standar tinggi di sini, klub ini dipenuhi pemain kelas dunia. Saya belum ada di level terbaik, saya yakin bisa mencapainya bersama klub ini,” tegas jebolan akademi Bristol tersebut mengenai ambisinya di Etihad.

Advertisement