Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) ditutup melemah 9,60% ke level Rp 565 pada akhir perdagangan Jumat, 26 Juni 2026. Penurunan ini disertai aktivitas jual yang cukup tinggi pada saham emiten pertambangan tersebut.

Sehari itu, sebanyak 358,69 juta saham CUAN diperdagangkan dengan frekuensi 35.051 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 207,54 miliar. Investor asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp 14,98 miliar.

Performa saham CUAN sepanjang tahun berjalan juga tertekan, terkoreksi 75,85% (year-to-date) dengan net sell asing mencapai Rp 1,87 triliun.

Valuasi dan Kapitalisasi

Secara valuasi, saham CUAN berada di salah satu titik terendah historis. Mengacu data aplikasi Stockbit Sekuritas, rasio price to book value (PBV) CUAN tercatat di 10,95 kali, berada di bawah -1 PBV standard deviation dalam tiga tahun terakhir yang di level 19,14 kali.

Sementara itu, price earning ratio (PER) CUAN tercatat 27,62 kali (TTM), juga di bawah -1 PE standard deviation dalam tiga tahun terakhir pada angka 55,81 kali. Nilai kapitalisasi pasar atau market cap Petrindo Jaya Kreasi saat ini tercatat Rp 63,51 triliun.

Rekomendasi Broker

Dalam catatan untuk pembukaan perdagangan Senin, 29 Juni 2026, MNC Sekuritas menyoroti kondisi saham CUAN yang terkoreksi dan disertai tekanan jual. Broker tersebut memperkirakan saham masih berpotensi turun ke kisaran 520-550 sehingga merekomendasikan strategi buy on weakness pada area tersebut.

— “Stoploss jika saham ini ke bawah 482,” terang MNC Sekuritas dalam analisanya.

MNC Sekuritas juga memasang target kenaikan untuk CUAN, yakni target harga pertama di level 720 dan target harga kedua di level 830.