Sepakbola

Piala Asia U-23 2026: China dan Irak Berbagi Angka di Laga Perdana

Advertisement

Tim Nasional China U-23 berhasil menahan imbang Irak U-23 tanpa gol dalam pertandingan pembuka Grup D Piala Asia U-23 2026.

Laga yang berlangsung ketat ini dihelat di Prince Faisal Bin Fahd Stadium, Riyadh, Arab Saudi, pada Kamis (8/1) waktu setempat, menghasilkan satu poin untuk kedua tim di awal turnamen.

Pertandingan ini menandai dimulainya kampanye kedua tim di kejuaraan sepak bola usia muda paling bergengsi di Asia.

Hasil imbang 0-0 ini menunjukkan solidnya lini pertahanan dan penampilan gemilang dari kedua penjaga gawang, sekaligus menyoroti tantangan dalam menyelesaikan peluang yang dihadapi para penyerang.

Jalannya Pertandingan: Pertahanan Rapat dan Peluang Terbuang

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan dengan tempo yang terukur. Kedua tim tampak memprioritaskan stabilitas pertahanan dan berhati-hati untuk tidak melakukan kesalahan di awal turnamen.

Irak U-23 sedikit mendominasi penguasaan bola di awal laga, berupaya membongkar lini belakang China U-23 melalui pergerakan di lini tengah. Namun, China tampil nyaman dalam meredam tekanan dan mengandalkan transisi cepat melalui sayap.

Babak pertama minim peluang bersih, dengan kedua lini pertahanan tetap kompak dan terorganisir dengan baik.

Baca juga Update Jadwal Lengkap Piala Asia U23 2026 dan Siaran Langsung RCTI

Upaya Irak untuk memperlebar permainan dengan bek sayap yang tumpang tindih berhasil diredam oleh lini tengah China yang efektif melacak dan membatasi ruang di dalam kotak penalti. Hingga jeda, tidak ada penjaga gawang yang diuji secara serius, menggarisbawahi disiplin taktis yang ditunjukkan oleh kedua tim.

Peluang terbaik China U-23 datang pada menit ke-55. Sebuah umpan silang akurat dari Yang Xi menemukan Wang Yudong yang tidak terkawal di dalam kotak penalti.

Advertisement

Namun, tendangan voli jarak dekat penyerang muda tersebut berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Irak, Layth Sajid. Momen ini menjadi peluang paling jelas dalam pertandingan dan bisa saja mengubah momentum laga.

Menjelang menit-menit akhir pertandingan, giliran kiper China, Li Hao, yang menjadi pahlawan. Ia berhasil menyelamatkan dua sundulan berbahaya dari Aymen Luay yang mengarah ke gawang, memastikan satu poin krusial bagi timnya. Penyelamatan heroik Li Hao tersebut terjadi setelah Luay melepaskan sundulan dari tengah kotak penalti.

Konteks Grup D dan Langkah Selanjutnya

Hasil imbang ini menempatkan China U-23 dan Irak U-23 masing-masing dengan satu poin di Grup D. Pada pertandingan Grup D lainnya yang juga berlangsung Kamis, Australia U-23 berhasil mengalahkan Thailand U-23 dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut menjadikan Australia sebagai pemuncak klasemen sementara Grup D, unggul dua poin dari China dan Irak.

Piala Asia U-23 2026 diikuti oleh 16 tim yang terbagi dalam empat grup, dengan dua tim teratas dari setiap grup akan melaju ke babak perempat final. Setiap poin sangat berarti dalam perebutan tiket ke fase gugur.

Selanjutnya, China U-23 akan menghadapi Australia U-23 pada Minggu (11/1), sebelum berhadapan dengan Thailand U-23 pada Rabu (14/1).

Sementara itu, Irak U-23 akan menghadapi Thailand U-23 pada Minggu (11/1) dan kemudian Australia U-23 di pertandingan terakhir grup.

Skuad China U-23 yang dikirim ke Arab Saudi kali ini merupakan tim yang kuat, dengan lebih dari 80 persen pemainnya mendapatkan waktu bermain konsisten di Liga Super China.

Tim ini juga diperkuat oleh tujuh pemain yang telah memiliki pengalaman di timnas senior, termasuk penyerang muda menjanjikan seperti Wang Yudong dan Behram Abduweli.

Turnamen Piala Asia U-23 2026 ini dijadwalkan berlangsung dari 6 hingga 24 Januari 2026, dengan Arab Saudi sebagai tuan rumah. Ini merupakan edisi ketujuh dari kejuaraan dua tahunan yang diselenggarakan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk tim nasional putra U-23.

Advertisement