Pelatih Javier Aguirre mengambil keputusan mengejutkan menjadikan Raúl Rangel sebagai kiper utama Timnas Meksiko menjelang Piala Dunia 2026. Kepercayaan pada kiper 26 tahun itu terbayar manis saat ia menutup gawang dan menjadi penentu kemenangan penting bagi tuan rumah.
Rangel menjadi sorotan setelah melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-87 kontra Korea Selatan, membantu Meksiko meraih kemenangan 1-0. Hasil itu sekaligus memastikan Meksiko menjadi tim pertama yang melaju ke babak gugur di turnamen ini.
Catatan Tanpa Kebobolan dan Rekor
Dengan dua pertandingan beruntun tanpa kebobolan, Rangel kini menyamai salah satu rekor yang dipegang legenda kiper Jorge Campos. Jika berhasil menjaga gawangnya tetap bersih pada laga melawan Republik Ceko, Rangel akan menyamai rekaman Ignacio Calderon yang menorehkan tiga clean sheet pada satu edisi Piala Dunia saat menjadi tuan rumah pada 1970.
“Raúl menunjukkan tekad yang luar biasa sejak pertama kali dipanggil. Dia awalnya adalah pelapis Luis Ángel Malagón, tetapi dia terus bertahan dan berkembang. Dia tampil apik bersama klubnya, Chivas. Jarang ada pemain yang menjalani debut dengan ketenangan luar biasa seperti itu,” kata Aguirre.
Perjalanan Karier dan Peluang
Perjalanan Rangel naik ke tim utama terbilang singkat: tiga tahun lalu ia masih bermain di kasta kedua bersama Tapatío, dan baru menjadi starter di Chivas setahun terakhir. Kesempatannya datang setelah kiper utama Luis Ángel Malagón mengalami cedera parah pada ligamen Achilles pada Maret lalu.
Mengambil keputusan untuk menyingkirkan nama besar seperti Guillermo Ochoa demi memberi kesempatan pada Rangel dinilai mengejutkan mengingat pengalaman Ochoa yang bermain pada banyak edisi Piala Dunia. Namun keputusan itu menunjukkan kepercayaan pelatih pada regenerasi kiper Timnas.
Peran Ochoa dan Atmosfer Tim
Meski harus duduk di bangku cadangan, Ochoa berperan sebagai mentor bagi Rangel. Seusai laga melawan Korea Selatan, Ochoa menunggu di lorong stadion untuk memeluk dan memberi dukungan kepada sang junior.
“Saya harus berterima kasih kepada ‘Memo’ (Ochoa). Dia sangat membantu saya dan menularkan ketenangannya kepada saya. Memiliki sosok seperti dia di samping saya untuk berebut posisi justru memberikan kepercayaan diri yang besar,”
Rangel mengingatkan rekan-rekannya agar tidak cepat puas meski memetik dua kemenangan awal. “Merasa menjadi favorit hanya akan membuat kami terlena. Kami harus fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lain,” ujarnya.
Warisan Penjaga Gawang Meksiko
Meksiko memiliki tradisi menghasilkan kiper-kiper berkelas, dari gaya akrobatik Jorge Campos hingga ketangguhan Guillermo Ochoa sejak 2014. Kehadiran Rangel di Piala Dunia 2026 dianggap sebagai kelanjutan tradisi itu di tengah tantangan yang muncul setelah cedera Malagón.
Dengan performa awal yang mengesankan, Rangel kini menjadi nama yang dipantau publik Meksiko, sementara tim terus melangkah mempersiapkan laga-laga berikutnya di fase grup.
Ikuti Ihram.co.id
