Smartphone

Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26 Ultra Muncul di Geekbench, Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 Underclocked

Samsung kembali menjadi sorotan menjelang peluncuran ponsel flagship terbarunya. Dua model dari lini Galaxy S26, yakni Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26 Ultra, terpantau muncul di basis data Geekbench. Kemunculan ini mengungkap sejumlah detail penting terkait chipset, kapasitas memori, hingga sistem operasi yang digunakan, termasuk indikasi penggunaan Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi underclocked.

Dalam beberapa pekan terakhir, seri Galaxy S26 memang kerap muncul di berbagai platform sertifikasi dan pengujian performa. Hal ini memperkuat sinyal bahwa Samsung tengah memasuki tahap akhir pengujian internal sebelum pengumuman resmi.

Berdasarkan data Geekbench, perangkat yang terdeteksi merupakan varian unlocked untuk pasar Amerika Serikat, masing-masing dengan nomor model SM-S942U untuk Galaxy S26 dan SM-S948U untuk Galaxy S26 Ultra. Kedua ponsel tercatat menjalankan Android 16, yang diperkirakan akan dibalut antarmuka terbaru One UI 8.5.

Dari sisi memori, Galaxy S26 dan Galaxy S26 Ultra sama-sama dibekali RAM 12 GB, menandakan Samsung tetap mempertahankan standar tinggi untuk performa multitasking pada lini flagship-nya.

Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Underclocked

Meski nama chipset tidak tertulis secara eksplisit di Geekbench, konfigurasi CPU dan GPU yang tercantum mengarah pada penggunaan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chipset ini memiliki dua inti performa tinggi dengan kecepatan 4,19 GHz serta enam inti lainnya di 3,55 GHz, dipadukan dengan GPU Adreno 840.

Menariknya, kecepatan ini lebih rendah dibandingkan versi standar Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang mampu mencapai 4,6 GHz pada dua inti utamanya. Perbedaan tersebut mengindikasikan bahwa Samsung menggunakan versi underclocked, kemungkinan untuk menekan konsumsi daya, menjaga suhu perangkat, atau meningkatkan stabilitas performa dalam penggunaan jangka panjang.

Skor Performa Hampir Identik

Hasil pengujian Geekbench 6.5 menunjukkan performa yang nyaris serupa antara kedua model. Samsung Galaxy S26 Ultra mencatat skor 3.466 poin untuk pengujian single-core dan 11.035 poin pada multi-core. Sementara itu, Galaxy S26 meraih skor 3.378 poin untuk single-core dan 11.097 poin untuk multi-core.

Selisih skor yang tipis ini mengindikasikan bahwa perbedaan performa antara Galaxy S26 dan Galaxy S26 Ultra kemungkinan tidak terlalu signifikan, meskipun Ultra tetap diposisikan sebagai varian tertinggi dalam seri tersebut.

Sinyal Peluncuran Kian Dekat

Kemunculan Galaxy S26 dan Galaxy S26 Ultra di Geekbench menguatkan dugaan bahwa Samsung tengah melakukan pengujian intensif menjelang peluncuran. Mengacu pada laporan sebelumnya, Galaxy S26 series diperkirakan akan diperkenalkan pada 26 Februari, dengan jadwal penjualan global menyusul pada Maret, mengikuti pola rilis flagship Samsung dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Tanggal Rilis Samsung Galaxy S26 Ultra di Eropa Bocor, Ini Detail Spesifikasi dan Harganya

Di sisi lain, Samsung disebut telah membatalkan rencana menghadirkan Galaxy S26 Edge akibat minimnya permintaan terhadap ponsel ultra-tipis. Model Galaxy S26 Pro yang sempat muncul dalam bocoran awal juga dipastikan tidak masuk dalam jajaran produk final.

Dengan semakin banyaknya bocoran dari platform benchmark, Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26 Ultra diprediksi akan menjadi salah satu sorotan utama di pasar smartphone premium tahun ini.