Investor asing melakukan aksi beli signifikan pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada sesi I perdagangan Jumat, 26 Juni 2026, meski secara keseluruhan tercatat net sell asing di pasar.

Data perdagangan menunjukkan asing mencatatkan net buy saham BBCA sebesar Rp261,7 miliar pada sesi I, dengan volume transaksi 42,8 juta saham berdasarkan harga rata-rata sesi tersebut.

Sementara itu, catatan pasar memperlihatkan investor asing mencatatkan net sell bersih sebesar Rp442,8 miliar pada sesi I di Bursa Efek Indonesia.

Pergerakan Harga dan Volume

Saham BBCA tercatat menguat 0,83% ke level Rp6.075 pada akhir sesi I. Dalam catatan bulanan, BBCA melemah 0,41%, dan sepanjang tahun berjalan (year to date) turun 24,7%.

Data bursa mencatatkan total 79,2 juta saham BBCA diperdagangkan dalam sesi I dengan frekuensi 14,79 ribu kali dan nilai transaksi mencapai Rp483,6 miliar.

Rekam Jejak dan Proyeksi Analis

Pergerakan pembelian asing ini melanjutkan alur perdagangan hari sebelumnya, Kamis (25/6/2026), ketika saham BBCA juga diborong investor asing dengan net buy sekitar Rp10 miliar.

CGS International Sekuritas Indonesia dalam catatannya memproyeksikan target harga terdekat BBCA berada di kisaran Rp6.150–Rp6.275. Secara teknikal, rumah analis itu menyebut area support berada di Rp5.900.