Investor asing melakukan aksi jual bersih pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 23 Juni 2026. Transaksi asing di pasar saham tercatat sebagai net sell sebesar Rp393,2 miliar, dengan salah satu fokus penjualan pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Data perdagangan menunjukkan net sell asing di saham BMRI senilai Rp152,5 miliar berdasarkan harga rata-rata pada sesi I, dengan volume mencapai 36,6 juta saham.

Saat sesi I berlangsung, harga saham BMRI tercatat melemah 2,37% ke level Rp4.120. Dalam catatan pergerakan harga, BMRI turun 0,24% dalam sebulan terakhir dan terkoreksi 19,2% secara year to date (ytd).

Data Bursa Efek Indonesia mencatat total volume transaksi saham BMRI telah mencapai 107,7 juta saham dengan frekuensi 25,7 ribu kali dan nilai transaksi sebesar Rp447,2 miliar.

Pergerakan jual asing ini melanjutkan kecenderungan pada perdagangan sebelumnya, Senin (22/6/2026), ketika asing juga mencatat net sell di saham BMRI sebesar Rp95,4 miliar.

Dalam catatan analis, CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan target terdekat harga saham BMRI berada pada kisaran Rp4.300–Rp4.380. Secara teknikal, rumah analis tersebut mencatat area support di rentang Rp4.140–Rp4.180.