Investor asing melakukan aksi beli besar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada sesi I perdagangan Kamis (25/6/2026). Transaksi beli bersih asing di saham BBCA tercatat signifikan dan menjadi salah satu pendorong penguatan harga sesi tersebut.

Berdasarkan penghitungan pada sesi I, asing mencatatkan net buy saham BBCA sebesar Rp92,7 miliar dengan volume 15,3 juta saham, menurut data yang dirangkum dari Bursa Efek Indonesia dan Stockbit Sekuritas.

Secara agregat, investor asing membukukan transaksi beli bersih sebesar Rp187,6 miliar pada perdagangan sesi I di BEI pada hari yang sama.

Pergerakan di pasar reguler bertepatan dengan kenaikan harga saham BBCA yang menguat 3,38% ke level Rp6.125 pada penutupan sesi I. Dalam sebulan terakhir, saham BBCA tercatat menguat 3,8%, sementara sejak awal tahun hingga kini year to date (ytd) turun 24,1%.

Data Bursa Efek Indonesia mencatat total transaksi saham BBCA mencapai 106,1 juta saham dengan frekuensi 20.000 kali dan nilai transaksi sebesar Rp641 miliar.

Kondisi ini berbalik dari perdagangan sebelumnya pada Rabu (24/6/2026), ketika asing melakukan aksi jual bersih terhadap saham BBCA sebesar Rp26,4 miliar.

Dalam catatan CGS International Sekuritas Indonesia untuk perdagangan Kamis, target harga terdekat saham BBCA diperkirakan berada di kisaran Rp6.108–Rp6.292. Secara teknikal, rumah sekuritas tersebut menyebut area support pada rentang Rp5.742–Rp5.833.