Investor asing menjadi pembeli utama saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada perdagangan Rabu (17/6/2026).

Transaksi beli bersih (net buy) asing tercatat pada BBRI sebesar Rp 456 miliar di pasar reguler Bursa Efek Indonesia, sementara net buy pada BBCA mencapai Rp 375,29 miliar.

Rekap Net Buy dan Net Sell

Secara keseluruhan, investor asing membukukan net sell sebesar Rp 328,7 miliar di pasar reguler. Namun, terdapat transaksi tutup sendiri (crossing) di pasar negosiasi dengan net buy Rp 2,8 triliun sehingga total net buy asing di seluruh pasar mencapai Rp 2,5 triliun.

Berdasarkan data BEI, sepanjang tahun berjalan asing tercatat masih mengalami net sell kumulatif sebesar Rp 64,9 triliun.

Saham yang Banyak Dijual Asing

Hari ini, net sell terbesar oleh investor asing di pasar reguler terjadi pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 358 miliar. Posisi berikutnya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan net sell Rp 103,5 miliar dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar Rp 100,9 miliar.

Pergerakan Indeks dan Sektor

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 34,2 poin atau 0,5% ke level 6.220,7. Pada penutupan tercatat 306 saham naik, 409 saham turun, dan 244 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 23,7 triliun.

Beberapa sektor justru menguat pada penutupan, dengan sektor kesehatan naik 0,5% sebagai penguat tertinggi. Sektor infrastruktur menguat 0,4%, barang konsumen non-primer 0,3%, dan sektor keuangan 0,03%.

Sektor yang melemah antara lain perindustrian turun 2,5%, transportasi 2,3%, energi 1,9%, properti 1,5%, teknologi 1,02%, barang baku 0,6%, dan barang konsumen primer 0,39%.

Faktor yang Diamati Investor

Pilarmas Investindo Sekuritas menyebut investor masih mencermati perkembangan proses perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada Jumat (19/6/2026). Kesepakatan sementara tersebut diharapkan membuka kembali jalur distribusi energi melalui Selat Hormuz dan memulihkan ekspor minyak Iran.

Selain itu, perhatian tertuju pada hasil rapat The Fed yang akan diumumkan dalam waktu dekat, serta keputusan suku bunga Bank Indonesia. Sikap wait and see investor juga dipengaruhi oleh rencana pengumuman MSCI dan rebalancing indeks FTSE pada 18 dan 23 Juni 2026.