Investor asing mencatatkan aksi jual besar pada saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (25/6/2026), meski harga saham perusahaan tercatat menguat.
Berdasarkan data BEI, asing membukukan net buy di pasar secara keseluruhan sebesar Rp187,6 miliar pada sesi I, tetapi pada saham BMRI tercatat net sell senilai Rp162,4 miliar dengan volume 40,4 juta saham, jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi tersebut.
Pergerakan Harga dan Volume
Hingga penutupan sesi I, harga saham BMRI berada di level Rp4.060, naik 2,27% dari sebelumnya. Dalam sebulan terakhir, saham ini melemah 1,46%, dan secara year to date (ytd) turun 20,3%.
Data Bursa mencatat transaksi saham BMRI mencapai 175,9 juta saham dengan frekuensi 26,4 ribu kali dan nilai transaksi sebesar Rp705,8 miliar pada sesi tersebut.
Riwayat Dan Pandangan Analis
Aksi jual asing terhadap BMRI berlanjut dari perdagangan Rabu (24/6/2026), ketika asing mencatat net sell senilai Rp70,8 miliar pada saham yang sama.
Ihram.co.id — CGS International Sekuritas Indonesia memproyeksikan target terdekat saham BMRI di kisaran Rp4.110–Rp4.250. Secara teknikal, mereka menyebut area support berada di Rp3.830–Rp3.900.
Ikuti Ihram.co.id
