Investor asing terus mencatatkan pembelian bersih pada sejumlah saham meski pasar domestik mengalami tekanan. Pada perdagangan Jumat, 26 Juni 2026, aksi beli asing terbesar tercatat pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Hari itu indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 102,9 poin atau 1,72% ke level 5.896,1, sementara total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 12,6 triliun.

Berdasarkan data yang direkap, asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) pada beberapa saham berikut:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 429,7 miliar
  2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 95,5 miliar
  3. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 75,1 miliar
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp 39 miliar
  5. PT Antam Tbk (ANTM): Rp 32,4 miliar
  6. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Rp 24,8 miliar
  7. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG): Rp 20 miliar
  8. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI): Rp 19,1 miliar
  9. PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp 18,6 miliar
  10. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN): Rp 13,6 miliar

Meski ada aksi beli pada saham-saham tersebut, catatan asing secara keseluruhan menunjukkan posisi jual bersih (net sell) di seluruh pasar pada hari itu sebesar Rp 537,2 miliar.

Rinciannya, net sell asing di pasar reguler mencapai Rp 302,2 miliar, sedangkan di pasar negosiasi dan tunai tercatat Rp 235 miliar.

Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 130 saham menguat, 590 saham turun, dan 239 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 18,8 miliar saham dengan frekuensi 1,51 juta kali.