Empat bank besar yang masuk dalam Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 4 mencatat laba bersih gabungan sebesar Rp78,47 triliun sepanjang Januari–Mei 2026. Angka ini tumbuh 9,12% secara tahunan (yoy), ditopang pertumbuhan kredit yang kuat serta kualitas aset yang tetap terjaga.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih menempati posisi teratas dengan laba Rp25,68 triliun, meningkat 2,07% yoy. Disusul PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan laba Rp23,31 triliun atau naik 18,64% yoy; PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp20,42 triliun atau tumbuh 9,53% yoy; serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) meraih laba Rp9,05 triliun, naik 7,06% yoy.
Penyaluran Kredit dan Pangsa Pasar
Penyaluran kredit gabungan keempat bank tersebut mencapai Rp4.907,12 triliun hingga Mei 2026, meningkat 15,40% yoy. Pertumbuhan kredit ini melampaui rata-rata pertumbuhan kredit perbankan nasional yang tercatat 10,8% yoy berdasarkan data uang beredar (M2).
Keempat bank KBMI 4 menguasai 56,02% dari total penyaluran kredit perbankan nasional.
Pendapatan Bunga, Margin, dan Pendapatan Non-Bunga
Pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) meningkat 6,67% yoy menjadi Rp134,43 triliun selama lima bulan pertama 2026. Kenaikan NII didorong oleh penurunan beban bunga sebesar 2,25% yoy, sementara pendapatan bunga naik 3,93% yoy.
Meski pendapatan bunga naik, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) turun menjadi 4,76% pada Januari–Mei 2026 dari 5,06% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, pendapatan berbasis komisi meningkat 12,20% yoy, mendukung pertumbuhan laba.
Biaya Kredit, Dana Pihak Ketiga, dan Likuiditas
Biaya provisi naik 5,44% yoy, namun rasio biaya kredit (cost of credit/CoC) tetap terkendali di level 1,37%, lebih rendah dibandingkan 1,48% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dana pihak ketiga (DPK) gabungan tumbuh 16,69% yoy menjadi Rp5.583,53 triliun hingga Mei 2026, juga mengungguli rata-rata industri perbankan nasional sebesar 10,8% yoy menurut data M2. Secara pangsa pasar, keempat bank menghimpun 57,56% dari total DPK perbankan nasional.
Kondisi likuiditas terjaga dengan rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) gabungan tercatat 87,89% pada Mei 2026, membaik dibandingkan posisi Mei 2025 yang sebesar 88,86%.
Ikuti Ihram.co.id
