China Periksa Kendali Banjir di Stasiun Kereta Bawah Tanah

Kamis , 22 Jul 2021, 12:12 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Situasi banjir di Zhengzhou, China, Rabu (21/7).
Situasi banjir di Zhengzhou, China, Rabu (21/7).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah pusat China memerintahkan otoritas daerah untuk segera meningkatkan pengendalian banjir angkutan kota dan tanggap darurat.Sekitar 25 orang tewas,termasuk 12 orang yang terjebak di kereta bawah tanah, di wilayah tengah provinsi Henan, di mana hujan terus mengguyur selama enam hari dan menyebar ke utara hingga ke provinsi tetangganya, Hebei.

 

Terkait

Kementerian Perhubungan China mengatakan pihak berwenang setempat harus segera memeriksa lagi dan memperbaiki semua risiko tersembunyi di perhentian kereta api.

Baca Juga

"Mereka harus mengambil tindakan darurat seperti menangguhkan kereta, mengevakuasi penumpang, dan menutup stasiun-stasiun dalam situasi yang tidak biasa seperti badai yang sangat intens," kata kementerian itu.

Ratusan orang dievakuasi awal pekan ini dari kereta bawah tanah yang terendam banjir itu di ibu kota Henan, Zhengzhou, kota berpenduduk 12 juta orang dan terletak sekitar 650 kilometer barat daya Beijing.