PT Blue Bird Tbk akan membagikan dividen tunai sebesar Rp415,34 miliar atau Rp166 per saham untuk tahun buku 2025. Perseroan menetapkan rangkaian tanggal penting terkait pembagian dividen tersebut.
Jadwal yang diumumkan mencantumkan cum date di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 26 Juni 2026, ex date pada 29 Juni 2026, serta daftar pemegang saham yang berhak ditetapkan pada 30 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 10 Juli 2026.
Sepanjang tahun buku 2025, Blue Bird membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp635,83 miliar. Dengan demikian, rasio pembayaran dividen perseroan berada di kisaran 63,7% dari laba bersih.
Pergerakan Saham dan Yield
Pada penutupan perdagangan Senin, 22 Juni 2026, saham Blue Bird (kode BIRD) ditutup naik 0,60% ke level Rp1.685. Volume perdagangan tercatat 1,19 miliar saham dengan frekuensi 668 kali dan nilai transaksi sebesar Rp2 miliar.
Dalam sebulan terakhir, harga saham BIRD tercatat naik 8,71%. Berdasarkan asumsi harga penutupan tersebut, potensi dividend yield diperkirakan sekitar 9,85%.
Rasio Valuasi
Dilihat dari sisi valuasi, saham Blue Bird tercatat masih berada di bawah nilai bukunya dengan rasio price to book value (PBV) sebesar 0,66 kali. Sementara itu, price earning ratio (PER) annualized perseroan berada pada angka 6,78 kali.
Ikuti Ihram.co.id
