Brasil mengunci posisi juara Grup C Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Skotlandia 3-0 pada laga terakhir fase grup di Miami, Rabu (24/6/2026) waktu setempat. Hasil itu memastikan Selecao melaju ke babak 32 besar dengan koleksi tujuh poin.
Pada laga lain, Maroko juga melaju ke fase gugur setelah menaklukkan Haiti 4-2. Keduanya sama-sama mengumpulkan tujuh poin, namun Brasil menempati puncak klasemen berkat selisih gol yang lebih baik (+6 berbanding +3).
Jalan Pertandingan
Brasil mendominasi sejak awal pertandingan melawan Skotlandia. Vinicius Junior menjadi penentu kemenangan dengan torehan dua gol yang mengubah jalannya laga untuk tim Samba.
Gol pembuka tercipta pada menit ketujuh setelah Vinicius memanfaatkan kesalahan bek Skotlandia Scott McKenna. Menjelang turun minum, Vinicius mencetak gol kedua lewat sundulan hasil umpan Bruno Guimaraes.
Brasil sempat mencetak tambahan gol pada pertengahan babak pertama, tetapi gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR menilai ada pelanggaran dalam proses serangan. Di babak kedua, Selecao berhasil menambah satu gol lagi dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0.
Kembalinya Neymar
Laga ini juga menandai kembalinya Neymar ke lapangan setelah absen karena cedera. Penampilan tersebut merupakan yang pertama bagi Neymar di Piala Dunia 2026. Striker berusia 34 tahun itu tercatat sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Timnas Brasil dengan 79 gol dari 130 penampilan dan telah mencetak delapan gol di edisi Piala Dunia sebelumnya.
Klasemen Akhir Grup C
- Brasil: juara grup, 7 poin, selisih gol +6.
- Maroko: runner-up, 7 poin, selisih gol +3.
- Skotlandia: peringkat ketiga, 3 poin.
- Haiti: juru kunci, 0 poin.
Dengan status juara Grup C, Brasil dijadwalkan menghadapi runner-up Grup F pada babak 32 besar pada 29 Juni 2026. Maroko, sebagai runner-up Grup C, akan menantang juara Grup F. Pada saat ini persaingan di Grup F masih berlangsung, sehingga calon lawan Brasil dan Maroko akan ditentukan setelah seluruh pertandingan grup selesai.
Ikuti Ihram.co.id
