BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mengingatkan pasar akan pengumuman Annual Market Classification Review oleh MSCI pada 24 Juni waktu Indonesia. Keputusan itu dinilai berpeluang memengaruhi aliran dana asing ke pasar saham domestik pekan ini.

BRIDS menyebutkan perhatian pelaku pasar tertuju pada kemungkinan dicabutnya status freeze yang selama ini menjadi salah satu faktor berkurangnya aliran dana asing ke pasar saham Indonesia.

Dampak MSCI Freeze terhadap IHSG

Dalam catatannya, BRIDS merinci tiga dampak yang ditimbulkan oleh status freeze terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG):

  • berkurangnya potensi passive inflow dari investor indeks global;
  • menurunnya daya tarik Indonesia di mata investor asing;
  • foreign flow cenderung lebih volatil dan selektif.

Dua Skenario Keputusan MSCI

BRIDS memaparkan dua kemungkinan skenario hasil keputusan MSCI, yakni skenario positif dan negatif.

Pada skenario positif, jika MSCI memberikan hasil yang konstruktif terhadap Indonesia, kepercayaan investor asing diperkirakan membaik. Hal ini membuka peluang kembalinya passive dan active inflow, sehingga IHSG berpeluang melanjutkan penguatan.

Sementara pada skenario negatif, jika MSCI mempertahankan status freeze atau memberi evaluasi yang kurang menguntungkan, investor asing cenderung mengambil sikap wait and see. Risiko foreign outflow berlanjut, yang berpotensi menekan IHSG dalam jangka pendek.

“Fokus pasar tertuju pada kemungkinan dicabutnya status freeze yang selama ini menjadi salah satu faktor penyebab berkurangnya aliran dana asing ke pasar saham domestik,”