Real Madrid mengusung ambisi besar untuk merengkuh trofi Piala Super Spanyol 2026 saat menghadapi rival abadi mereka, Barcelona. Pertahanan yang solid dan efisiensi di depan gawang lawan disebut menjadi kunci utama bagi Los Blancos untuk mengamankan gelar juara.
Duel El Clasico di Jeddah
Pertandingan final ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Raja Abdullah, Jeddah, pada Senin (12/1/2026) dini hari WIB. Laga ini sekaligus menjadi pertemuan El Clasico kedua di musim 2025/2026 setelah Madrid menang 2-1 atas Barca pada Oktober lalu.

Kemenangan tersebut menjadi titik balik bagi skuad asuhan Carlo Ancelotti. Sebelumnya, Madrid sempat menderita empat kekalahan beruntun dalam duel klasik tersebut, termasuk kegagalan di final Piala Super Spanyol tahun lalu.
Strategi Dani Carvajal
Kapten sekaligus bek kanan Real Madrid, Dani Carvajal, membeberkan resep untuk menumbangkan Blaugrana. Menurutnya, tim harus tampil klinis dan tidak boleh membuang peluang sekecil apa pun di area pertahanan maupun penyerangan.
“Pada pertandingan besok kami harus tampil efisien di kedua area penalti, memainkan permainan yang mirip dengan yang kami mainkan di Bernabeu, dan menahan setiap serangan lawan,” ujar Carvajal seperti dikutip dari AS.
Carvajal menekankan bahwa memenangkan laga final melawan Barcelona memiliki nilai lebih dari sekadar trofi. Hasil pertandingan ini diyakini akan memberikan dampak psikologis yang besar bagi pemenangnya di sisa kompetisi musim ini.
- Efisiensi: Memaksimalkan setiap peluang di kotak penalti lawan menjadi gol.
- Pertahanan: Menahan gempuran serangan Barcelona secara kolektif dan disiplin.
- Mentalitas: Menjaga fokus sebagai pendongkrak moral tim untuk sisa musim.
“Memenangi sebuah pertandingan final itu selalu jadi momen yang penting, terutama melawan Barcelona. Siapa pun yang memenangi pertandingan besok akan menjadi tim yang lebih kuat,” pungkas Carvajal menjelang laga krusial tersebut.






