Venezuela kembali dirundung gempa pada Jumat malam waktu setempat, tercatat berkekuatan Magnitudo 4,7. Guncangan terjadi saat upaya evakuasi dan pencarian korban dari gempa kembar beberapa hari lalu masih berlangsung.
Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat pusat gempa susulan berada di laut, sekitar 54 kilometer utara El Limon, pada kedalaman 10 kilometer. Peristiwa itu tercatat terjadi pukul 22.16 GMT atau Sabtu pukul 05.16 WIB.
Guncangan membuat ketegangan meningkat di antara warga yang masih trauma. Tim penyelamat melanjutkan operasi dalam kondisi rawan reruntuhan akibat ancaman gempa susulan.
Dampak Gempa Kembar
Pada Rabu sebelumnya, Venezuela dilanda dua gempa besar dalam selang 39 detik, masing-masing Magnitudo 7,2 dan 7,5. Pusat gempa pertama tercatat sekitar 23 kilometer tenggara Yumare, sedangkan gempa kedua berpusat sekitar 23,9 kilometer timur laut San Felipe, keduanya di Negara Bagian Yaracuy.
Presiden Majelis Nasional Jorge Rodriguez menyatakan jumlah korban tewas mencapai 920 orang, sementara korban luka-luka dilaporkan sebanyak 3.360 orang. Bantuan internasional dan tim pencarian serta penyelamatan dari berbagai negara telah dikerahkan untuk mempercepat operasi kemanusiaan dan penyaluran logistik.
Risiko Seismik dan Sejarah Gempa
Secara geologis, Venezuela berada di zona pertemuan Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan. Pertemuan kedua lempeng itu membentuk sejumlah sistem patahan besar, seperti Patahan Boconó, San Sebastián, dan El Pilar, yang melintasi utara dan barat negara.
Kondisi tersebut menjadikan wilayah ini rawan gempa dengan berbagai tingkat intensitas. Sepanjang sejarah, Venezuela pernah mengalami sejumlah gempa mematikan, termasuk Gempa Caracas 1967 berkekuatan Magnitudo 6,6 dan gempa besar 1812 sekitar Magnitudo 7,7 yang menimbulkan korban jiwa besar.
Ikuti Ihram.co.id
