Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) mencatat akumulasi net buy oleh investor asing sebesar Rp104,51 miliar pada periode 5 Juni 2026 hingga 26 Juni 2026. Dalam sebulan terakhir, harga saham emiten rokok ini naik 5,75%.

Pada penutupan perdagangan Jumat (26/6/2026), saham GGRM melemah 2,07% ke level Rp16.550. Terpantau sebanyak 1,07 juta saham diperdagangkan dengan frekuensi 1.885 kali dan nilai transaksi Rp17,75 miliar.

Valuasi Dan Rasio Keuangan

Secara valuasi, saham GGRM tercatat masih terdiskon dengan rasio price to book value (PBV) 0,50 kali. Berdasarkan rasio tersebut, nilai buku per saham berada di kisaran Rp33.000-an. Sementara itu, price earning ratio (PER) GGRM tercatat 5,18 kali (annualized).

Keputusan Dividen Dalam RUPST

PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada Selasa (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Kota Kediri, Jawa Timur. Dalam rapat tersebut disetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp800 per saham kepada pemegang saham, dengan potensi yield 4,8%.

Total dividen yang dibagikan mencapai Rp1,539 triliun. Sisa laba akan dicatat sebagai saldo laba untuk memperkuat modal kerja perseroan.

Kinerja Laba Dan Jadwal Pembayaran

Sepanjang tahun buku 2025, Gudang Garam membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,55 triliun. Dengan angka tersebut, rasio pembayaran dividen perusahaan sekitar 99%.

Perusahaan merilis jadwal pembagian dividen: cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 1 Juli 2026; tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen pada 3 Juli 2026 pukul 16.00 WIB; dan pembayaran dividen dijadwalkan pada 23 Juli 2026.