Real Madrid sukses membungkam rival sekotanya, Atletico Madrid, dengan skor tipis 2-1 dalam laga semifinal Piala Super Spanyol yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Jumat (9/1/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini memastikan langkah Los Blancos ke babak final, sekaligus menegaskan dominasi mereka dalam duel bertajuk El Derbi Madrileno di kancah turnamen.
Jalannya Pertandingan dan Provokasi Panas

Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Dua gol kemenangan Real Madrid masing-masing dicetak oleh Federico Valverde dan Rodrygo, sementara Atletico Madrid hanya mampu membalas lewat aksi Alexander Sorloth.
Namun, sorotan utama tertuju pada perselisihan antara bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dengan pelatih Atletico, Diego Simeone.
Dilansir dari AS Diario, Simeone tertangkap kamera melakukan provokasi verbal kepada Vinicius sejak babak pertama. Pelatih asal Argentina itu mengejek sang winger dengan membawa-bawa nama Presiden Real Madrid. “Florentino Perez akan memecatmu. Ingat dia bakal memecatmu,” ujar Simeone kepada Vinicius di pinggir lapangan.
Statistik & Fakta Menarik Pertandingan
| Aspek Pertandingan | Detail Data |
| Skor Akhir | Real Madrid 2-1 Atletico Madrid |
| Pencetak Gol | Federico Valverde, Rodrygo (RMA); Alexander Sorloth (ATM) |
| Venue | King Abdullah Sports City, Jeddah |
| Statistik Vinicius Junior | 2 Tembakan, 1 Peluang Emas Terlewatkan, Subbed 80′ |
| Dampak Turnamen | Real Madrid Lolos ke Final Piala Super Spanyol |
Reaksi Xabi Alonso dan Pernyataan Simeone
Ketegangan memuncak pada menit ke-80 saat Vinicius Junior ditarik keluar lapangan. Simeone kembali melontarkan sindiran sambil memegang telinganya, yang memicu kemarahan pemain asal Brasil tersebut hingga harus dipisahkan.
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, turut bereaksi keras dan meminta Simeone untuk lebih fokus pada timnya sendiri daripada mengganggu pemain lawan.
Usai laga, Diego Simeone mencoba mendinginkan suasana saat diwawancarai media terkait insiden tersebut. “Saya tidak ingat, memori saya buruk. Apa yang terjadi di lapangan, sejak kami masih kecil, biarlah tetap di sana. Tak ada yang perlu dikomentari,” pungkasnya mengutip laporan dari AS Diario.






