Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (17/6/2026) menyusul peningkatan minat risiko investor setelah tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran.
Kenaikan itu sebelumnya mendorong rupiah menguat ke kisaran Rp 17.700 per dolar AS dan menurunkan tekanan terhadap harga energi, sehingga meredakan kekhawatiran pasar terhadap risiko geopolitik.
BRI Danareksa Sekuritas menyebut pembentukan pola V-shape recovery dan kemampuan IHSG bertahan di atas level psikologis 6.000 menjadi dasar prospek penguatan lanjutan.
Ihram.co.id — “Secara teknikal, momentum rebound masih terjaga selama IHSG bertahan di atas support 6.071–5.931, dengan potensi melanjutkan penguatan menuju resistance 6.300–6.360,” tulis BRI Danareksa Sekuritas.
Sentimen pasar domestik juga didukung ekspektasi bahwa Bank Indonesia dan The Fed akan mempertahankan suku bunga, yang semakin menenangkan pelaku pasar.
Pergerakan Bursa Global
Pada perdagangan sebelumnya, pasar saham AS berakhir bervariasi. Dow Jones Industrial Average menguat 0,64% ke level 51.999,6, sementara S&P 500 turun 0,57% ke 7.511,3 dan Nasdaq Composite melemah 1,15% menjadi 26.376,3.
Rekomendasi Saham
Dalam ulasannya, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan tiga saham untuk tujuan trading pada Rabu (17/6/2026):
- BMRI
- MDKA
- SMIL
Ikuti Ihram.co.id
