Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang rebound pada perdagangan Senin (29/6/2026) meski ditutup melemah pada sesi sebelumnya. Penurunan akhir pekan lalu terjadi sejalan dengan pelemahan mayoritas bursa global.

Pelemahan tersebut tercatat saat IHSG ditutup turun 1,72% ke level 5.896,1. Tekanan pasar dipicu aksi jual pada saham-saham teknologi global di tengah kekhawatiran terhadap lonjakan belanja infrastruktur AI, sementara kurs rupiah tercatat menguat tipis ke Rp 17.922 per dolar AS.

Faktor Sentimen dan Data yang Dinanti

BRI Danareksa Sekuritas mencatat pasar akan memantau rencana pemerintah untuk menginjeksi kembali Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke bank-bank Himbara guna menjaga likuiditas perbankan. Selain itu, investor menunggu beberapa data domestik penting pekan ini, yaitu PMI Manufaktur, Neraca Perdagangan, dan Inflasi.

Dalam analisis teknikalnya, BRI Danareksa memperkirakan IHSG bergerak terbatas dengan peluang technical rebound, menempatkan level support di 5.860 dan resistance di 6.130. Broker menyatakan rebound berpotensi terjadi apabila sentimen domestik membaik dan tekanan dari pasar global mereda.

Rekomendasi Saham Untuk Trading

Menindaklanjuti kondisi pasar, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan tiga saham untuk kegiatan trading pada Senin (29/6/2026): KLBF, BBCA, dan MBMA.

Kinerja Bursa Global

Pada perdagangan sebelumnya di Wall Street, mayoritas indeks utama juga melemah. Dow Jones Industrial Average turun 0,086% ke 51.876,1, S&P 500 melemah 0,047% ke 7.354, dan Nasdaq Composite turun 0,24% menjadi 25.297,6.