Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak di kisaran 6.000-6.150 pada perdagangan Rabu, 24 Juni 2026.

Kemarin, Selasa (23/6/2026), IHSG ditutup melemah pada level 6.101,3 atau turun 0,25%. Sektor teknologi mencatat koreksi terbesar sebesar 1,05%, sementara sektor kesehatan menjadi penguat terbesar dengan kenaikan 3,97%.

Analis dari Phintraco Sekuritas menyebutkan sentimen negatif berasal dari koreksi indeks bursa global yang dipicu tekanan jual pada saham teknologi.

Di pasar Asia, koreksi indeks Kospi—yang reli sebelumnya didorong saham teknologi—memimpin pelemahan pada perdagangan Selasa (23/6/2026). Kondisi serupa tercermin pada indeks futures di Wall Street yang juga melanjutkan pelemahan.

Dari sisi domestik, pelaku pasar menunggu pengumuman klasifikasi pasar oleh MSCI yang dijadwalkan Rabu pagi.

Nilai tukar rupiah ditutup melemah 0,09% ke Rp 17.859 per dolar AS. Sepanjang perdagangan, IHSG sempat turun hingga 5.993, namun kembali ditutup di atas 6.100.

“Sehingga secara teknikal, diperkirakan IHSG bergerak di kisaran 6.000-6.150 pada perdagangan Rabu (24/6/2026),”

Menurut Phintraco Sekuritas, kondisi teknikal tersebut menjadi dasar proyeksi pergerakan indeks pada hari berikutnya.

Analisis Alternatif dan Level Kunci

MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berisiko melanjutkan koreksi dengan potensi menguji area 5.723-5.972. Namun, rumah analis tersebut juga melihat peluang penguatan menuju rentang 6.548-6.782.

Rekomendasi Saham Untuk Trading

  • ADMR
  • ARCI
  • PTBA
  • TAPG