Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ditutup menguat 0,70% ke Rp2.870 pada akhir perdagangan Jumat (26/6/2026). Pergerakan ini terjadi seiring aksi beli investor asing yang menyorong permintaan pada saham bank pelat merah tersebut.
Volume perdagangan pada hari itu mencapai 200,39 juta saham dengan frekuensi 34.983 kali dan nilai transaksi Rp568,66 miliar. Bursa mencatatkan net buy asing untuk saham BBRI sebesar Rp75,14 miliar, membalikkan posisi dari dua hari sebelumnya yang cenderung net sell.
Data Broker Dan Pergerakan Mingguan
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, broker Maybnk Sekuritas Indonesia mencatatkan net buy asing senilai Rp124,2 miliar pada saham BBRI pada Jumat pekan lalu.
Meski ada aksi beli asing pada akhir pekan, secara akumulasi sepanjang pekan lalu saham BBRI justru melemah 2,05%. Pergerakan ini berbeda arah dibanding dua pekan sebelumnya yang mencatatkan kenaikan.
Rekomendasi Analis
CGS International Sekuritas menyoroti saham BBRI dengan rekomendasi spec buy untuk sesi perdagangan Senin (29/6/2026). Perusahaan sekuritas tersebut menetapkan level support di Rp2.810 dan menyarankan cut loss jika harga menembus ke bawah Rp2.750.
“Jika tidak break di bawah 2.810, potensi naik ke 2.930-2.990 short term,”
Rekomendasi ini mengindikasikan target kenaikan jangka pendek apabila level support yang ditetapkan bertahan.
Ikuti Ihram.co.id
