Premier League dikenal sebagai salah satu kompetisi paling kompetitif di dunia, namun hingga kini terdapat sebuah anomali sejarah yang belum terpecahkan.
Selama 34 tahun, belum pernah ada mantan pemain yang kembali melatih klub lamanya dan berhasil mempersembahkan gelar juara liga. Kini, sorotan tertuju pada Mikel Arteta di Arsenal yang berpeluang mematahkan kutukan tersebut.
Sejak era Premier League dimulai pada 1992, banyak legenda klub yang mencoba peruntungan mereka sebagai manajer di rumah lama mereka.
Namun, gelar kasta tertinggi sepak bola Inggris selalu luput dari genggaman. Fenomena ini menjadi beban sejarah tersendiri bagi para pelatih yang memiliki ikatan emosional kuat dengan klub yang pernah mereka bela saat masih aktif bermain.
Deretan Nama Besar yang Gagal Menaklukkan Sejarah
Sejumlah manajer ternama telah mencoba jalur romantis ini namun harus gigit jari di akhir musim.

Frank Lampard di Chelsea dan Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United adalah contoh nyata bagaimana status legenda klub tidak menjamin kesuksesan di kursi kepelatihan liga. Meski sempat membawa tim bersaing di papan atas, trofi Premier League tetap menjadi ambisi yang tak terwujud.
- Ole Gunnar Solskjaer: Membawa Manchester United menjadi runner-up namun gagal meraih gelar juara.
- Frank Lampard: Mengalami kesulitan menjaga konsistensi Chelsea di jalur juara liga.
- Mikel Arteta: Menjadi penantang serius dalam beberapa musim terakhir bersama Arsenal.
Pengecualian di Era Sebelum Premier League
Penting untuk dicatat bahwa rekor ini hanya berlaku di era modern Premier League. Jauh sebelumnya, nama Kenny Dalglish pernah mencatatkan tinta emas bersama Liverpool sebagai pemain-manajer yang menjuarai liga.
Namun, prestasi tersebut diraih saat kompetisi masih bernama First Division, sehingga tidak masuk dalam statistik kutukan era Premier League yang dimulai sejak 1992.
Prestasi di Luar Gelar Liga Inggris
Meskipun gelar liga sulit diraih, beberapa mantan pemain sukses mempersembahkan trofi di kompetisi lain. Hal ini membuktikan bahwa kapasitas mereka sebagai juru taktik tetap diakui di level tertinggi, meski keberuntungan di liga domestik belum berpihak pada mereka.
| Manajer | Klub | Prestasi Utama |
|---|---|---|
| Roberto Di Matteo | Chelsea | Liga Champions & Piala FA 2012 |
| Mikel Arteta | Arsenal | Piala FA 2020 |
Menanti Sejarah Baru di Emirates Stadium
Hingga Januari 2026, Mikel Arteta masih terus membawa Arsenal bersaing ketat di papan atas klasemen. Tekanan ekspektasi suporter dan tuntutan hasil instan menjadi tantangan harian yang harus dihadapi.
Publik kini menanti apakah pria asal Spanyol tersebut mampu menghapus stigma negatif dan menjadi mantan pemain pertama yang mengangkat trofi Premier League sebagai manajer bagi klub lamanya.






