Perlemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai dirasakan dampaknya hingga ke tingkat rumah tangga, terutama di kawasan pedesaan. Tekanan ini berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok dan bahan pangan yang menjadi beban bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Lonjakan harga beras, minyak goreng, gula, dan barang kebutuhan sehari-hari lain membuat daya beli masyarakat menurun. Sejumlah keluarga melaporkan harus menyusun ulang pola pengeluaran dan memangkas kebutuhan agar tetap bertahan di tengah kondisi ekonomi yang semakin menantang.
Permintaan Tindakan Pemerintah
Warga berharap pemerintah mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan memperkuat nilai tukar rupiah. Mereka juga meminta adanya perlindungan bagi kelompok rentan yang paling terdampak oleh kenaikan biaya hidup.
Sampai ada kebijakan yang menjanjikan stabilitas, banyak rumah tangga diperkirakan akan terus menyesuaikan pengeluaran harian untuk menghadapi kenaikan harga yang berlangsung saat ini.
Ikuti Ihram.co.id
