PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menghadirkan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) di Anak Ceria Daycare, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Inisiatif ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PGN untuk mendukung tumbuh kembang anak melalui lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, nyaman, dan edukatif.

Tujuan dan Fokus Program

Area Head PGN Batam, Wendi Purwanto, menyatakan TAMASYA sebagai wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. PGN menilai masa pra-sekolah penting bagi pembentukan karakter dan perkembangan anak.

Program difokuskan pada empat layanan utama: peningkatan kompetensi pengasuh, pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala, penguatan peran orang tua dalam pengasuhan, serta penyediaan sistem rujukan untuk mendukung kesehatan dan perkembangan anak.

Manfaat Langsung

TAMASYA memberikan manfaat langsung kepada 30 anak yang mengikuti layanan di Anak Ceria Daycare. Selain itu, 16 orang tua menerima layanan konseling dan edukasi pengasuhan, sementara enam pengasuh mendapat pendampingan psikologis untuk meningkatkan kualitas layanan.

Penyaluran bantuan juga mencakup sarana edukatif dan permainan yang dirancang untuk mendukung perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan emosional anak.

Pelibatan Orang Tua dan Mitra

Program tidak hanya menyasar anak dan pengasuh, tetapi juga melibatkan orang tua agar memiliki pemahaman yang seragam tentang pola asuh yang tepat. Layanan konseling ditujukan untuk memperkuat peran ayah dan ibu dalam mendampingi tumbuh kembang anak di rumah.

Untuk memperkuat dampak, PGN menggandeng beberapa mitra, antara lain Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, serta Bank Sampah Mutiara Bersinar dan Bank Sampah Allium.

Pengenalan Nilai Lingkungan

Melalui kerja sama dengan organisasi lingkungan dan bank sampah, kegiatan edukatif mengenalkan anak pada kebiasaan menjaga kebersihan, memilah sampah, serta pemanfaatan plastik menjadi kerajinan. Pendekatan belajar sambil bermain digunakan untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini.

Respon dan Harapan

Program TAMASYA mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Orang tua menyatakan terbantu oleh layanan konseling dan edukasi, sedangkan pengasuh melaporkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan.

Ke depan PGN berharap program ini terus berkembang lewat kolaborasi perusahaan, pemerintah, dan komunitas agar dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi perkembangan anak dan keluarga di Batam.