Berita

PKB Dukung Pembentukan Badan Khusus Penanganan Bencana Hidrometeorologi Sumatera

Advertisement

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyambut baik usulan pembentukan badan khusus untuk menangani dampak bencana hidrometeorologi di Sumatera. Usulan ini sebelumnya disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman.

Badan Khusus Mirip BRR Aceh

Ketua DPP PKB, Daniel Johan, menyatakan dukungannya dengan membandingkan badan khusus tersebut dengan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) yang pernah dibentuk pascatsunami Aceh. “Iya setuju seperti BRR saat tsunami Aceh dulu,” kata Daniel Johan saat dihubungi, Minggu (4/1/2026).

Menurut Daniel, badan khusus ini sangat penting untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana di Sumatera. Ia beralasan bahwa kementerian dan lembaga lain yang ada saat ini memiliki beban tugas reguler yang sudah sangat banyak, seperti Kementerian Pekerjaan Umum.

“Agar cepat teratasi dan jelas siapa yang bertanggung jawab melaksanakannya, benar (sudah ada kementerian lembaga lain), tapi Kementerian PU (Pekerjaan Umum) sudah banyak beban tugas reguler,” jelasnya.

Daniel menambahkan bahwa badan khusus ini akan bersifat sementara atau adhoc, hingga wilayah Sumatera benar-benar pulih dari dampak bencana. “Iya adhoc sampai tugas selesai,” imbuhnya.

Advertisement

Kerusakan Lingkungan Jadi Pertimbangan Utama

Usulan pembentukan badan khusus ini muncul sebagai respons terhadap masifnya kerusakan akibat banjir bandang yang melanda 52 kabupaten/kota di tiga provinsi Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Alex Indra Lukman menekankan perlunya badan khusus ini mengingat skala dan jenis kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

“Kita punya pengalaman dalam menangani dampak tsunami Aceh-Nias tahun 2024. Kita juga punya pengalaman menangani, gempa, likuefaksi, banjir, atau longsor. Namun banjir dan longsor disertai masifnya kerusakan lingkungan, kita tak pernah mengalaminya. Karena itu, kehadiran badan khusus ini sangat diperlukan,” ujar Alex dalam keterangannya, Sabtu (3/1).

Harapan ini disampaikan Alex merespons persetujuan Presiden Prabowo terkait pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kuala atas usulan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin pada rapat terbatas di lokasi hunian sementara yang dibangun Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (1/1).

Advertisement