Rupiah kembali melemah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Kamis, 25 Juni 2026. Pada pukul 09.05 WIB di pasar spot, nilai tukar dibuka turun 11 poin (0,06%) ke Rp17.963 per dolar AS.
Sebelumnya pada penutupan Rabu, rupiah tercatat melemah 93 poin ke level Rp17.952 per dolar AS.
Penguatan dolar AS tercatat berlangsung beberapa hari terakhir seiring pasar menyiapkan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh The Fed tahun ini. Indeks dolar sempat naik 0,19% ke 101,58 setelah mencapai 101,80, level tertinggi sejak 12 Mei 2025.
Sementara itu, beberapa mata uang utama lainnya bergerak melemah terhadap dolar. Euro turun 0,21% menjadi $1,1357 per dolar AS, poundsterling melemah 0,29% ke $1,3165 per dolar AS, dan yen Jepang turun 0,13% ke 161,78 terhadap dolar AS.
Analis memperkirakan dolar berada pada jalur kenaikan beruntun, mencatat kenaikan terpanjang sejak awal bulan dan menjadi yang kelima dalam enam sesi terakhir.
Ihram.co.id — Analis di Barclays menyatakan, “Secara keseluruhan, sinyal tersebut menunjukkan tidak ada bias arah dolar yang kuat terhadap semua mata uang utama pada akhir Juni.”
Ikuti Ihram.co.id
