Kenaikan porsi saham publik PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) ke sekitar 25,7% menjadi katalis positif bagi pergerakan saham perusahaan. Peningkatan free float dinilai membuka peluang masuknya lebih banyak investor institusi karena likuiditas saham diperkirakan membaik.
Peralihan TPIA dari Papan Pengembangan ke Papan Utama Bursa Efek Indonesia juga menjadi latar belakang perubahan struktur kepemilikan tersebut. Langkah ini tercatat dalam keterbukaan informasi BEI pada 27 Mei 2026, yang mencantumkan 26 emiten yang naik ke Papan Utama, termasuk TPIA.
Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, menyatakan respons pasar atas peningkatan free float itu positif. Menurut Nafan, porsi saham publik yang lebih besar akan meningkatkan aktivitas perdagangan saham TPIA.
Ihram.co.id — “Saham menjadi lebih aktif diperdagangkan dan semakin menarik bagi investor institusi,” ujar Nafan saat dihubungi, Rabu (10/6/2026).
Nafan mengutarakan bahwa investor institusi seperti dana pensiun, manajer investasi, dan global funds umumnya memiliki kriteria termasuk tingkat free float tertentu. Ia menyebut, ketika free float mencapai ambang batas tertentu—misalnya di atas 15%—saham dianggap lebih layak masuk radar investasi institusi.
Dengan kondisi saat ini, Nafan melihat peluang masuknya dana besar ke saham TPIA menjadi lebih terbuka. Ia juga menyoroti peran free float dalam perhitungan bobot pada indeks global seperti MSCI dan FTSE.
“Jika itu terjadi, maka dapat memicu aksi beli dari passive funds yang menjadikan MSCI maupun FTSE sebagai acuan investasi,” kata Nafan.
Selain potensi aliran modal dari indeks global, Nafan menyatakan bahwa peningkatan free float turut menambah kepercayaan investor terhadap perusahaan saat melakukan aksi korporasi untuk memperoleh pendanaan, seperti rights issue atau penerbitan obligasi.
“Dengan basis investor yang lebih luas dan likuiditas saham yang lebih baik, peluang perusahaan untuk memperoleh dukungan pasar akan semakin besar,” tambahnya.
Respon Manajemen
Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyampaikan apresiasi atas keputusan BEI yang meninjau kembali status pencatatan TPIA ke Papan Utama. Erwin menyatakan terima kasih atas kepercayaan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Bursa Efek Indonesia atas kepercayaan yang diberikan melalui peninjauan kembali status pencatatan saham TPIA ke Papan Utama. Pencapaian ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis, menerapkan tata kelola yang baik, dan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Erwin.
Erwin menambahkan bahwa pencatatan di Papan Utama menjadi momentum bagi perusahaan untuk terus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan melalui penguatan portofolio bisnis energi, kimia, dan infrastruktur.
“Ke depan, kami akan terus berfokus pada penguatan kinerja operasional, peningkatan daya saing, pengembangan bisnis secara berkelanjutan serta menciptakan lapangan kerja. Melalui strategi pertumbuhan, kami berkomitmen untuk memperkuat fundamental Perseroan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan,” tutup Erwin.
Ikuti Ihram.co.id
