PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menjadwalkan pencairan dividen final tahun buku 2025 senilai US$200 juta pada Kamis, 18 Juni 2026.
Manajemen menyebut kurs konversi yang dipakai merujuk pada kurs tengah Bank Indonesia per 8 Juni 2026, yakni Rp18.039 per dolar AS, sehingga total dividen final dalam rupiah mencapai sekitar Rp3,6 triliun.
Rincian Pembayaran Dividen
Jumlah saham yang mendapat pembagian dividen adalah 7.786.891.760 lembar, sehingga besaran dividen final yang diterima pemegang saham dipatok sebesar Rp463,32 per saham.
Dividen final tersebut dicatat sebagai kelanjutan pembagian dividen sepanjang tahun buku 2025, di mana total dividen yang dibayar AADI mencapai US$450 juta, terdiri atas US$250 juta dividen interim dan US$200 juta dividen final.
Pergerakan Saham dan Yield
Cum date dividen final AADI terjadi pada 4 Juni 2026. Pada tanggal tersebut, harga saham AADI ditutup di level Rp8.025, menghasilkan yield dividen final tahun buku 2025 sebesar 5,77%.
Pada perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, harga saham ditutup di Rp8.125, menguat 1,24% dibandingkan penutupan saat cum date dividen.
Keputusan RUPST dan Kinerja Perusahaan
Penetapan pembagian dividen tahun buku 2025 disetujui dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 22 Mei 2026. Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menyetujui rencana pembelian kembali (buyback) saham AADI hingga sebanyak-banyaknya Rp5 triliun.
Sepanjang tahun 2025, Adaro Andalan Indonesia melaporkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$760,17 juta.
Ikuti Ihram.co.id
