Investor asing mencatatkan aksi jual bersih pada perdagangan sesi I Bursa Efek Indonesia, Senin (29/6/2026). Transaksi net sell asing tercatat sebesar Rp 449,8 miliar.

Salah satu saham yang menjadi tujuan pelepasan asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Data menunjukkan asing melakukan net sell BBCA senilai Rp 186,4 miliar berdasarkan harga rata-rata sesi I, dengan volume 30,6 juta saham.

Pergerakan ini terjadi seiring pelemahan harga saham BBCA pada sesi pertama. Sampai laporan ini disusun, harga BBCA melemah 2,43% ke level Rp 6.025.

Dalam catatan pergerakan harga lebih panjang, BBCA tercatat menguat 0,84% dalam sebulan terakhir, namun turun 25,3% secara year to date (YtD).

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan total transaksi BBCA mencapai 85,9 juta saham dengan frekuensi sekitar 20 ribu kali dan nilai transaksi mencapai Rp 522,7 miliar pada sesi I tersebut.

Aksi jual asing pada hari itu berbalik arah dibandingkan pekan sebelumnya. Pada perdagangan Jumat (26/6/2026), asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) BBCA sebesar Rp 429,7 miliar.

Dalam catatan rumah sekuritas, CGS International Sekuritas Indonesia mencantumkan target terdekat saham BBCA pada rentang Rp 6.300–Rp 6.425. Secara teknikal, institusi tersebut menyebut area support untuk BBCA berada di Rp 6.050.