Pergerakan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mendapat perhatian pelaku pasar menjelang akhir pekan. Dua broker menyampaikan level teknikal yang bisa menjadi acuan untuk perdagangan Jumat (26/6/2026).
Kiwoom Sekuritas menghitung saham BBCA berpotensi naik hingga resistance kedua di 6.275, dengan resistance pertama pada 6.100. Level support pertama dipatok di 5.825 dan support kedua di 5.725. Perusahaan sekuritas ini juga menempatkan level stoploss pada 5.650.
Pada sesi I Jumat, saham BBCA bergerak positif. Sekitar pukul 09.07 WIB, harga tercatat naik 2,07% ke Rp 6.150. Volume perdagangan mencapai 20,35 juta saham dengan frekuensi 2.154 kali dan nilai transaksi sebesar Rp 124,06 miliar.
Sebelumnya, pada perdagangan Kamis (25/6/2026), BBCA menguat 1,69% ke Rp 6.025. Aktivitas perdagangan hari itu relatif besar: 197,94 juta saham berpindah tangan, frekuensi 32.466 kali, dan nilai transaksi sekitar Rp 1,2 triliun. Investor asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp 10,07 miliar.
Penguatan Kamis menutup rangkaian tiga hari sebelumnya yang ditandai penutupan di zona merah dan aksi net sell dari investor asing.
Selain Kiwoom, CGS International Sekuritas juga memasukkan BBCA dalam daftar saham pilihan untuk perdagangan Jumat. Broker tersebut merekomendasikan buy dengan support pada 5.900 dan anjuran cut loss jika harga break di bawah 5.775.
Ihram.co.id — “Jika tidak break di bawah 5.900, potensi naik ke 6.150-6.275 short term,” kata CGS International Sekuritas.
Ikuti Ihram.co.id
