BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) mencatat ada lima calon emiten yang dijadwalkan melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) pada Juli 2026. Data itu disampaikan dalam ulasan BRIDS untuk perdagangan pekan ini, Senin (29/6/2026).
Kelima pemrakarsa emisi berasal dari tiga perusahaan di sektor healthcare serta masing-masing satu perusahaan di sektor consumer dan infrastruktur. Total potensi dana yang dapat dihimpun diperkirakan mencapai sekitar Rp 1,7 triliun.
Perincian Potensi Dana
Menurut catatan BRIDS, Nitrasanata Dharma (JECX) diperkirakan memimpin perolehan dana dengan sekitar Rp 683 miliar, diikuti Niramas Utama (JELI) yang diperkirakan mengumpulkan sekitar Rp 392 miliar.
Mayoritas hasil IPO direncanakan untuk digunakan oleh emiten demi ekspansi usaha dan modal kerja. Alokasi ini mencakup peningkatan kapasitas produksi, pengembangan lini bisnis, serta penguatan operasional perusahaan.
Dampak Terhadap Likuiditas Pasar
BRIDS memperingatkan gelombang IPO tersebut berpotensi menyerap sebagian likuiditas pasar dalam jangka pendek, khususnya dari investor domestik yang aktif berpartisipasi pada penawaran perdana.
Di sisi lain, BRIDS mencatat bahwa aktifnya kembali pipeline IPO menunjukkan adanya kepercayaan emiten terhadap kondisi pasar, yang menurut pengamatan mereka mulai stabil setelah serangkaian reformasi pasar modal dan perbaikan sentimen dalam beberapa pekan terakhir.
Ihram.co.id — “Total potensi dana yang dihimpun diperkirakan mencapai sekitar Rp 1,7 triliun, dipimpin oleh Nitrasanata Dharma (JECX) sekitar Rp 683 miliar dan Niramas Utama (JELI) sekitar Rp 392 miliar,” terang BRIDS.
Ikuti Ihram.co.id
