SpaceX kembali menjadi pusat perhatian pasar modal setelah pencatatan sahamnya di Wall Street pada 12 Juni 2026. Langkah perusahaan dirgantara milik Elon Musk itu memicu antisipasi tinggi dari berbagai kalangan investor, baik individu maupun institusi.

Ketertarikan pasar terhadap SpaceX tumbuh seiring peran perusahaan dalam peluncuran roket, layanan satelit, serta misi komersial antariksa yang luas. Popularitas tersebut mendorong permintaan akan akses investasi pada saham perusahaan yang baru saja menjadi emiten publik.

Menanggapi minat pasar, broker internasional JustMarkets mengumumkan membuka akses trading saham SpaceX (SPCX) bagi kliennya mulai 17 Juni 2026. Langkah ini memungkinkan investor ritel untuk memperoleh eksposur pada saham yang dinantikan banyak pihak sejak pengumuman IPO.

Perwakilan JustMarkets menyatakan perusahaan terus menambah instrumen yang relevan dengan perkembangan pasar global.

— “Pasar keuangan terus berkembang, dan trader semakin tertarik pada perusahaan yang mendorong inovasi di berbagai industri. SpaceX merupakan salah satu nama paling dikenal di sektor dirgantara dan teknologi modern,”

Penyediaan akses oleh broker menjadi salah satu respons pasar terhadap tingginya permintaan atas saham SpaceX pasca-pencatatan. Pergerakan akses trading ini dinilai penting bagi investor yang ingin mengikuti dinamika emisi baru di bursa.