PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menempati peringkat kedua dalam BankCX Tracker 2026, pemeringkatan yang menilai kualitas Customer Experience (CX) pada perbankan Indonesia. Hasil ini menegaskan kemajuan BSI dalam pengalaman nasabah di tingkat nasional.
Penilaian BankCX Tracker 2026 melibatkan lebih dari 50 bank, mencakup bank umum komersial, bank pembangunan daerah, bank syariah, unit usaha syariah, dan bank digital. BSI dinilai naik kelas dan dikategorikan sejajar dengan bank umum komersial (KBMI 3), sehingga kompetisinya meluas ke ranah bank-bank besar nasional.
Wakil Direktur Utama BSI, Bob T Ananta, mengatakan pencapaian itu menjadi dorongan untuk mempercepat inovasi dan transformasi digital. “Pencapaian ini menjadi motivasi BSI untuk terus meningkatkan inovasi, transformasi digital sebagai komitmen Melayani Sepenuh Hati kepada seluruh masyarakat. Kami berupaya menjadikan setiap nasabah bisa merasakan pengalaman menjadi bagian dari Sahabat Finansial, Sosial dan Spiritual Bersama BSI,” ujar Bob.
BankCX Tracker menilai pengalaman nasabah melalui dua kelompok sentuhan layanan. Layanan fisik—termasuk kantor cabang dan layanan prioritas—memberi kontribusi sekitar 43% terhadap total skor untuk bank umum dan bank syariah.
Sementara itu, aspek digital mendapat bobot 57%, meliputi e-banking, pembukaan rekening online, digital branch, ATM, kartu pembiayaan, dan layanan contact center. Kombinasi kedua aspek ini menjadi dasar peringkat akhir.
Menurut manajemen BSI, posisi kedua pada pemeringkatan ini bukan hanya menegaskan statusnya sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, tetapi juga sebagai salah satu bank nasional dengan kualitas pengalaman nasabah terbaik. “Pengakuan ini menjadi motivasi bagi BSI untuk terus menghadirkan layanan yang inovatif dan upaya memperkuat kontribusi perbankan syariah dalam mendorong pertumbuhan industri perbankan nasional,” demikian pernyataan resmi perusahaan.
Ikuti Ihram.co.id
