Sejumlah saham mencatat lonjakan signifikan dan menempati posisi teratas daftar top gainers pada periode 22-26 Juni 2026. Beberapa emiten membukukan kenaikan dua digit, dengan puncaknya mencapai 60% dalam satu pekan.

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan pergerakan harga yang cukup variatif: ada saham yang melonjak tajam, namun di sisi lain sejumlah saham juga tergelincir dan masuk ke daftar top losers.

Top Gainers

Pemuncak daftar top gainers pekan ini adalah PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT), yang harganya naik 60% dari Rp 1.300 menjadi Rp 2.080.

Saham lain yang juga mencatatkan kenaikan besar antara lain PT Pratama Widya Tbk (PTPW) melonjak 42,71% menjadi Rp 1.370, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) naik 34,23% menjadi Rp 400, dan PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS) meningkat 28,48% menjadi Rp 212.

Selanjutnya, PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) terdongkrak 27,74% menjadi Rp 350, PT Pelayaran National Bina Buana Raya Tbk (BBRM) terangkat 26,73% menjadi Rp 128, serta PT Akasha Wira International Tbk (ADES) menguat 23,86% menjadi Rp 32.700.

Catatan lain dalam daftar top gainers adalah PT Megapolitan Development Tbk (EMDE) yang naik 21,05% menjadi Rp 69, PT Arthavest Tbk (ARTA) meningkat 20,9% menjadi Rp 2.660, dan PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) terkerek 20,7% menjadi Rp 1.250.

Top Losers

Sebaliknya, ada 10 saham yang masuk daftar top losers pekan ini karena mengalami penurunan signifikan. Di antaranya PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang ambles 25,4% menjadi Rp 1.040 dari Rp 1.395.

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 24,5% menjadi Rp 498 dari Rp 660. Selain itu, PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) anjlok 23,1% menjadi Rp 206, dan PT Formosa Ingredients Factory Tbk (BOBA) terpangkas 21,5% menjadi Rp 276.

Pergerakan turun lainnya termasuk PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) jeblok 21,2% menjadi Rp 520, PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) tergelincir 20,6% menjadi Rp 500, serta PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) melemah 19,3% menjadi Rp 5.200.

Daftar top losers juga mencatat PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) turun 19,23% menjadi Rp 126, PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) jatuh 19,05% menjadi Rp 153, dan PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) terpangkas 18,9% menjadi Rp 1.370.