PT Elnusa Tbk memperkuat posisinya sebagai penyedia jasa energi berteknologi dengan keterlibatan pada Proyek Seismik Offshore 3D Kandawulo di perairan Selat Makassar. Keterlibatan ini ditujukan untuk menghasilkan data bawah permukaan yang berkualitas tinggi guna percepatan identifikasi potensi cadangan migas baru.

Proyek Kandawulo meliputi area survei sekitar 2.500 kilometer persegi dengan kedalaman laut antara 900 hingga 2.000 meter, termasuk kategori survei seismik laut dalam yang kompleks di Indonesia. Keberhasilan operasi di wilayah frontier ini menjadi bukti kapabilitas Elnusa dalam layanan eksplorasi berteknologi tinggi.

Teknologi Akuisisi dan Pengolahan Data

Dalam pelaksanaannya, Elnusa menerapkan teknologi akuisisi seismik broadband menggunakan metode Marine Streamer. Metode ini diklaim mampu menciptakan pencitraan bawah permukaan dengan resolusi lebih tinggi dan rentang frekuensi lebih luas.

Sistem navigasi, positioning, dan quality control terintegrasi digunakan untuk memantau mutu data secara real-time. Pengawasan tersebut ditujukan untuk meningkatkan akurasi pengukuran sekaligus efisiensi operasional selama fase akuisisi data.

Konfigurasi Slanted Tow dan Manfaatnya

Penerapan konfigurasi slanted tow dalam survei diharapkan meningkatkan rasio signal-to-noise. Hasilnya adalah gambaran geologi bawah permukaan yang lebih jelas dan akurat, yang berkontribusi mengurangi ketidakpastian eksplorasi dan memperkuat dasar pengambilan keputusan investasi migas.

Peran Perusahaan dan Kolaborasi Operasional

Andri Haribowo, Direktur Operasi Elnusa, mengatakan proyek ini mencerminkan transformasi perusahaan menjadi penyedia jasa energi berbasis teknologi yang mendukung ketahanan energi nasional.

“Melalui pemanfaatan teknologi seismik broadband dan kapabilitas operasional offshore yang semakin kuat, Elnusa tidak hanya menghadirkan data berkualitas tinggi bagi pelanggan, tetapi juga turut berkontribusi dalam membuka peluang penemuan cadangan migas baru yang dibutuhkan untuk menjaga keberlanjutan pasokan energi Indonesia. Proyek Kandawulo menunjukkan bagaimana teknologi dan inovasi dapat menjadi enabler utama dalam mendukung target peningkatan produksi migas nasional,”

Pelaksanaan proyek terlaksana melalui kerja sama dengan PT COSL Indo yang menyediakan kapal dan peralatan seismik. Dalam kolaborasi tersebut, Elnusa bertanggung jawab atas pengelolaan perizinan, pengkondisian wilayah, dan dukungan operasional akuisisi data untuk menghadirkan solusi terintegrasi bagi pelanggan.