Harga emas dunia kembali menguat pada awal pekan, Senin (22/6/2026), setelah mengalami pelemahan pada akhir pekan sebelumnya. Penguatan datang bersamaan dengan meredanya kekhawatiran inflasi karena munculnya sinyal kemajuan dalam pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Pada saat berita ditulis, harga emas tercatat naik 0,65% ke level US$ 4.187,47 per ons troi. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus meningkat 0,77% menjadi US$ 4.205,55 per ons troi.

Perkembangan Negosiasi AS-Iran

Pernyataan dari pihak Iran yang menyebut adanya kemajuan dalam pembicaraan kuadrilateral di Swiss mendorong sentimen pasar. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan negosiasi menunjukkan perkembangan positif dan dilanjutkan ke hari kedua pada Senin, meski sebelumnya sempat diwarnai ketegangan terkait penutupan Selat Hormuz dan ancaman militer.

Perkembangan geopolitik tersebut turut memengaruhi aset safe haven seperti emas, seiring koreksi harga minyak Brent yang juga tercatat pada periode yang sama.

Kebijakan Moneter The Fed

Di sisi lain, pelaku pasar tetap memperhatikan arah kebijakan moneter AS. Pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh, yang menekankan risiko inflasi membuat investor mengantisipasi potensi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, sehingga mendorong kenaikan imbal hasil obligasi.

Beberapa pelaku pasar kini memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga hingga akhir 2026, berbalik dari ekspektasi awal yang sempat memproyeksikan pemangkasan suku bunga.

Permintaan Fisik dan Logistik

Dari sisi permintaan, pasar emas fisik di India dilaporkan melemah karena volatilitas harga. Di pasar lain, pembeli di China tercatat beralih ke posisi diskon.

Ekspor emas Swiss pada Mei juga turun 9% akibat penurunan pengiriman ke India dan Hong Kong, meski terdapat peningkatan pengiriman ke Inggris dan China.

Logam Mulia Lainnya

Tidak hanya emas, sejumlah logam mulia lain juga mencatat penguatan. Harga perak melonjak 1,57% menjadi US$ 65,94 per ons. Platinum menguat 0,17% ke US$ 1.670,09 per ons, dan palladium naik 0,54% ke US$ 1.271,15 per ons.