Executive Chairman B Universe Enggartiasto Lukita melakukan pertemuan tatap muka dengan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Yoon Soongu, di Kantor Kedutaan Korea, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Pembicaraan fokus pada evaluasi investasi yang berjalan, rencana kolaborasi dalam forum-forum ekonomi, serta penguatan hubungan antar-masyarakat sebagai landasan kerja sama yang lebih luas.
Dalam pertemuan sekitar satu jam itu, Yoon menegaskan pentingnya mempererat interaksi warga kedua negara untuk mendorong kerja sama di berbagai sektor.
“Dari sudut pandang saya, hal yang paling penting adalah memperkuat hubungan atau pertukaran antar-masyarakat yang akan menjadi pondasi bagi kerja sama lebih lanjut di segala bidang,”
Enggartiasto menyampaikan selamat atas penugasan Yoon setelah penyerahan surat kredensial kepada Presiden Prabowo Subianto, serta mengapresiasi respons cepat Kedutaan dalam merealisasikan pertemuan tersebut.
Enggartiasto juga mengenang keberhasilan perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Korea (IK-CEPA) pada 2019, yang menurutnya rampung dalam waktu kurang dari sembilan bulan saat ia menjabat menteri perdagangan.
Menanggapi paparan tersebut, Dubes Yoon berjanji melakukan upaya maksimal, khususnya pada aspek pertukaran antar-masyarakat, yang diharapkan dapat memperkuat kerja sama ekonomi.
“Bapak Menteri telah menyampaikan poin dan pertanyaan yang sangat penting. Saya akan melakukan upaya maksimal, khususnya di bidang pertukaran antar-masyarakat ini, yang mana hal tersebut nantinya juga akan mendorong kerja sama ekonomi yang jauh lebih erat,”
Realisasi Investasi dan Hambatan di Lapangan
Diskusi turut mencakup realisasi investasi Korea Selatan di sektor riil Indonesia, antara lain ekspansi produsen otomotif Hyundai dan relokasi industri alas kaki dari negara-negara seperti Vietnam dan China.
Enggartiasto mengakui masih terdapat hambatan operasional dan regulasi yang dirasakan investor di lapangan. Ia menyatakan akan menyampaikan persoalan tersebut kepada pemerintah demi memperlancar investasi dan kerja sama.
Enggartiasto menekankan pula pentingnya publikasi hasil kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan agar komitmen kedua negara dapat diketahui publik secara konsisten.
Rencana Kolaborasi di Forum Ekonomi
B Universe mengundang Dubes Yoon untuk berbagi pandangan dalam Jakarta Globe Forum, serta memaparkan rencana Investor Daily Summit pada Oktober 2026. Forum ini direncanakan memfokuskan pembahasan pada perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) dengan partisipasi perusahaan teknologi asal Korea.
Dalam pembicaraan juga disinggung peran Korea Selatan sebagai mitra strategis dalam hilirisasi industri dan transisi energi di Indonesia, termasuk pembangunan ekosistem kendaraan listrik dan relokasi manufaktur dari kawasan Asia Timur.
Enggartiasto menyatakan sinergi antara pelaku media dan korps diplomatik penting untuk mengurai hambatan investasi, mempercepat realisasi komitmen, serta membuka ruang transfer teknologi seperti AI demi mendukung industrialisasi modern di Indonesia.
Ikuti Ihram.co.id
