Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tetap berada di level Rp50 pada perdagangan Kamis (18/6/2026). Perdagangan hari itu tercatat sebanyak 854,77 juta saham dengan frekuensi 5.141 kali dan nilai transaksi Rp42,34 miliar; investor asing mencatatkan net buy Rp34,71 miliar.
Periode 18 Mei sampai 17 Juni 2026 juga menunjukkan aliran net buy asing berkelanjutan pada saham GOTO. Secara akumulatif pada 18 Mei–18 Juni, saham ini mencatat net buy asing sebesar Rp275,89 miliar. Saham GOTO sudah berada di posisi Rp50 sejak 5 Mei 2026.
Rapat Pemegang Saham Setujui Buyback dan Pertahankan Pengurus
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa 2026 yang digelar Kamis (18/6/2026), pemegang saham menyetujui sejumlah agenda, termasuk program pembelian kembali (buyback) saham hingga Rp3,5 triliun untuk periode 2026–2027.
RUPS juga mengesahkan Laporan Tahunan Tahun Buku 2025, Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah diaudit untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025, penetapan remunerasi Direksi serta honorarium dan tunjangan Dewan Komisaris, serta penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk tahun berjalan.
Keputusan lain adalah mempertahankan susunan Dewan Komisaris dan Direksi. Agus D.W. Martowardojo kembali menjabat sebagai Komisaris Utama, sementara Marjorie Tiu Lao dan Santoso Kartono dipastikan kembali sebagai komisaris setelah masa jabatan mereka berakhir pada Juni 2026.
Kata Manajemen dan Komite
Direktur Utama Grup GoTo, Hans Patuwo, mengatakan persetujuan seluruh agenda RUPS mencerminkan dukungan pemegang saham terhadap arah strategis perusahaan.
“Kami berterima kasih atas dukungan berkelanjutan dari para pemegang saham serta persetujuan atas seluruh agenda yang diajukan pada RUPS hari ini. Seiring dengan berjalannya 2026, kami fokus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan jutaan masyarakat Indonesia yang bergantung pada GoTo, termasuk mitra pengemudi, konsumen, dan mitra pedagang kami,”
Komisaris Utama Agus D.W. Martowardojo menilai pencapaian manajemen menunjukkan disiplin eksekusi dan penerapan tata kelola yang baik.
“Kami mengapresiasi jajaran Direksi atas capaian kinerja yang kuat. Hal ini membuktikan disiplin eksekusi serta kepemimpinan yang baik. Apresiasi juga kami sampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas komitmen mereka dalam menjaga standar tata kelola perusahaan yang tinggi. Kami memiliki keyakinan penuh bahwa Perseroan berada di jalur yang tepat untuk menjaga momentum yang kuat ini demi mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di Indonesia,”
Fundamental Keuangan
Berdasarkan laporan keuangan kuartal I-2026, GoTo membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp257,94 miliar, berbalik dari rugi bersih Rp283,32 miliar pada periode yang sama tahun 2025.
Mandiri Sekuritas dalam publikasi Equity Valuation 15 Juni merekomendasikan buy untuk saham GOTO dengan target harga hingga Rp100.
Susunan Pengurus
Dewan Komisaris GoTo tetap dipimpin oleh Agus D.W. Martowardojo sebagai Komisaris Utama, dengan Komisaris Independen John A. Prasetio, Dirk Van den Berghe, dan Marjorie Tiu Lao. Komisaris lainnya adalah Wishnutama Kusubandio, Andre Soelistyo, dan Santoso Kartono.
Jajaran Direksi tetap dipimpin oleh Hans Patuwo sebagai Direktur Utama dan Catherine Hindra Sutjahyo sebagai Wakil Direktur Utama. Anggota Direksi lainnya adalah Simon Tak Leung Ho, Monica Lynn Mulyanto, R.A. Koesoemohadiani, Wuzhen (William) Xiong, dan Sudhanshu Raheja.
Ikuti Ihram.co.id
