Merek es krim cokelat Indonesia, halocoko, memperkuat strategi ekspansi setelah resmi ditunjuk sebagai Official Ice Cream FIFA World Cup 2026. Perusahaan menyatakan kemitraan itu bagian dari upaya meningkatkan pengenalan merek serta memperluas jangkauan konsumen di pasar domestik dan internasional.

Senior Brand Manager halocoko, Viona Lie, menyebut Piala Dunia 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkenalkan produk kepada audiens yang lebih luas. “FIFA World Cup 2026 bukan sekadar ajang olahraga. Ia merepresentasikan persatuan, pengalaman bersama, dan momen yang menyatukan orang-orang lintas budaya dan batas negara,” ujarnya di Jakarta.

Fokus Produk dan Diferensiasi

Perusahaan menegaskan spesialisasi pada kategori es krim cokelat menjadi pembeda utama di tengah banyaknya merek es krim yang telah hadir di pasar. Halocoko menempatkan pengembangan varian rasa, inovasi produk, dan harga terjangkau sebagai pilar strategi.

Viona menyatakan, “Kami berani memposisikan diri sebagai spesialis es krim cokelat. Fokus kami lebih kepada pengembangan produk, inovasi, dan varian yang berkaitan dengan es krim cokelat.” Selain itu, keterjangkauan harga disebut tetap menjadi elemen penting untuk menjangkau berbagai segmen konsumen.

Target Distribusi dan Jaringan

Saat ini halocoko mengklaim telah memiliki sekitar 100 ribu titik distribusi yang mencakup kanal modern dan tradisional. Perusahaan menilai perluasan dan pemerataan distribusi merupakan kunci penetrasi pasar.

Dalam jangka pendek, fokus diarahkan pada peningkatan kualitas layanan dan perluasan titik distribusi. Perusahaan menargetkan pemerataan distribusi yang lebih baik pada 2027. “Strategi kami dalam jangka pendek adalah memperluas kualitas layanan dan titik distribusi. Saat ini kami memiliki sekitar 100 ribu titik distribusi. Harapannya, pada 2027 dan seterusnya distribusi tersebut bisa lebih merata,” kata perwakilan halocoko.

Aktivasi Pemasaran Saat Piala Dunia

Memanfaatkan momentum Piala Dunia 2026, halocoko merencanakan sejumlah inisiatif pemasaran di Indonesia. Rencana yang disebutkan meliputi peluncuran produk edisi terbatas, promosi eksklusif, aktivasi interaktif, dan pengalaman merek untuk mendekatkan penggemar sepak bola dengan produk.

Sebagai bagian dari partisipasi, perusahaan akan menggelar perayaan kemitraan resmi di Jakarta Fair 2026 dengan kampanye dan program keterlibatan konsumen, termasuk produk edisi khusus FIFA World Cup 2026, booth pengalaman, dan aktivitas merek bersifat imersif.

Program Sosial dan Produksi

Di luar pemasaran, halocoko menjalankan program sosial bertajuk “Menyebarkan Kebahagiaan ke Setiap Sudut Negeri”. Salah satu kegiatan adalah pembagian es krim gratis kepada anak-anak di sejumlah daerah, yang juga melibatkan komunitas lokal dan sekolah.

Viona mengatakan program sosial tersebut membantu memperkenalkan produk langsung ke masyarakat sekaligus membangun kedekatan. “Pada saat kami melakukan pembagian es krim gratis, kami juga menghadirkan permainan kecil bersama anak-anak. Kami juga akan menyasar sekolah-sekolah dan mengundang komunitas lokal di berbagai daerah untuk berkolaborasi,” ujarnya.

Dari sisi produksi, halocoko menyatakan menjalin kemitraan jangka panjang dengan Cargill. Perusahaan menyebut seluruh produk diproduksi di fasilitas modern yang memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan internasional.

Ambisi dan Tantangan

Meski masih tergolong pemain baru, halocoko berkomitmen memperkuat inovasi produk, memperluas jaringan distribusi nasional, dan meningkatkan aktivitas pemasaran. Perusahaan menilai pasar es krim Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan bagi produk yang memiliki diferensiasi dan aksesibilitas harga.

“Kami merupakan pemain baru, sehingga masih banyak yang harus kami pelajari dan benahi. Namun, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan es krim cokelat berkualitas yang sesuai dengan selera konsumen,” ujar Viona.