Indonesia Financial Group (IFG) dan anggota holding mengirim 43 talenta untuk mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) Angkatan 118 Kolaboratif Tahun 2026 yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI).
Langkah ini ditempatkan IFG sebagai bagian dari upaya menyiapkan pemimpin masa depan yang tidak hanya memiliki kompetensi profesional, tetapi juga karakter kebangsaan dan integritas untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional.
Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, menyampaikan apresiasi atas partisipasi IFG dan anggota holding. Menurut Ace, kolaborasi antara Lemhannas dan IFG membantu menyiapkan pemimpin yang mampu mengintegrasikan kepentingan korporasi dengan kepentingan nasional.
Ihram.co.id — “Kami mengapresiasi komitmen IFG dan anggota holding yang secara konsisten mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan. Melalui program ini, kami berharap para peserta dapat memperkuat karakter kebangsaan, integritas, dan kapasitas kepemimpinan di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global,” ujar Ace.
Direktur SDM IFG, Rizal Ariansyah, mengatakan peningkatan jumlah peserta mencerminkan komitmen IFG dalam membangun pipeline kepemimpinan yang seimbang antara kompetensi profesional dan karakter kebangsaan.
“Peningkatan jumlah peserta yang mengikuti Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan bukan sekadar angka. Di baliknya terdapat komitmen yang konsisten dari IFG untuk menyiapkan pemimpin yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat, integritas tinggi, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Rizal.
Rizal menjelaskan kerja sama IFG dengan Lemhannas RI telah berlangsung sejak 2023. Pada tahun tersebut IFG mengirim 14 peserta dari jajaran senior management, dilanjutkan 10 peserta pada 2024, dan meningkat menjadi 43 peserta pada 2026.
Tujuan Program dan Keterkaitan Dengan Arah Pembangunan
PPNK Angkatan 118 Tahun 2026 mengusung tema “Memperkokoh Nilai-Nilai Kebangsaan dengan Meningkatkan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045.” Tema ini ditempatkan relevan dengan tantangan seperti dinamika geopolitik, transformasi teknologi, dan perubahan lanskap ekonomi.
Program dianggap sejalan dengan arah pembangunan nasional yang tercantum dalam Asta Cita Presiden, khususnya terkait pembangunan sumber daya manusia unggul, penguatan ideologi Pancasila, peningkatan kualitas kepemimpinan nasional, dan penguatan persatuan bangsa.
Peran IFG dalam Ketahanan Ekonomi
Sebagai holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG menyatakan memiliki mandat strategis untuk mendukung ketahanan ekonomi nasional melalui pengelolaan risiko, penyediaan perlindungan, penguatan penjaminan, dan optimalisasi investasi berkelanjutan.
IFG menegaskan bahwa keberhasilan jangka panjang organisasi tidak semata ditentukan oleh strategi bisnis dan kinerja keuangan, melainkan juga oleh kualitas karakter para pemimpin. Oleh sebab itu, IFG berkomitmen terus menginvestasikan sumber daya dalam pengembangan kepemimpinan yang profesional, adaptif, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan.
Melalui penguatan karakter korporasi yang berpijak pada nilai-nilai kebangsaan, IFG berharap melahirkan pemimpin korporasi yang dapat berkontribusi pada penguatan ketahanan ekonomi nasional dan mendukung tercapainya Indonesia Emas 2045.
Ikuti Ihram.co.id
