Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam sebesar 91,34 poin atau 1,52% ke level 5.907,69 pada sejam perdagangan Jumat (26/6/2026). Pergerakan intrahari mencatat rentang 5.892–6.045.

Volume perdagangan pada periode tersebut mencapai 6,69 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp 3,55 triliun dan frekuensi 548.101 kali transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, 114 tercatat menguat, 513 melemah, dan 165 stagnan.

Pergerakan Pasar Regional

Di saat IHSG terkoreksi, indeks saham mayoritas Asia juga membukukan pelemahan. Shanghai terpantau turun 2,33%, Nikkei turun 3,82%, Straits Times turun 0,94%, dan Hang Seng melemah 2,14%. Sementara itu, saham-saham blue chip pada indeks LQ45 tercatat naik 0,65%.

Top Gainers

Meski indeks melemah, ada lima saham yang justru mencatatkan lonjakan signifikan dan menempati daftar top gainers. Kenaikan harga saham berkisar antara 14% hingga 154,71%.

  • PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) melonjak 30,99% menjadi Rp 93.
  • PT Trust Finance Indonesia Tbk (TRUS) naik 22,86% ke Rp 344.
  • PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) melesat 17,65% ke Rp 80.
  • PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) terdorong naik 154,71% menjadi Rp 195.
  • PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) menguat 14,46% ke Rp 95.

Top Losers

Sebaliknya, dua saham mengalami penurunan hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB). Posisi terendah diisi oleh:

  • PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) turun 14,64% ke Rp 408.
  • PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) jatuh 14,59% menjadi Rp 158.