Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak galau pada perdagangan Jumat (19/6/2026), dengan rentang pergerakan yang relatif sempit menurut Phintraco Sekuritas. Perusahaan sekuritas itu memproyeksikan resistance di 6.250, pivot di 6.180, dan support di 6.100.
Phintraco Sekuritas juga menyebutkan lima saham yang berpotensi mencetak keuntungan, salah satunya BRPT. Rekomendasi lain yang disebutkan adalah INKP, PTRO, RATU, dan MDKA.
Perkiraan Pergerakan IHSG
Phintraco mencatat IHSG pada perdagangan sebelumnya ditutup melemah di level 6.172,34 atau turun 0,78%. Sentimen kehati-hatian investor meningkat menjelang rebalancing indeks FTSE dan pengumuman MSCI pada 19 Juni 2026.
Secara teknikal, stochastic RSI tercatat masih berada di area overbought, sementara MACD masih membentuk histogram positif. IHSG juga berada di atas rata-rata bergerak MA5, MA10, dan MA20. Berdasarkan kondisi ini, Phintraco memproyeksikan IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran 6.100–6.250.
Kebijakan Suku Bunga dan Pergerakan Rupiah
Rupiah ditutup menguat 0,16% di level Rp17.710 per dolar AS pada 18 Juni 2026, beriringan dengan keputusan Bank Indonesia menaikkan BI Rate. Phintraco mencatat Bank Indonesia kembali menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75% pada 18 Juni 2026.
Menurut Phintraco, kenaikan tersebut merupakan bagian dari upaya BI mendukung stabilisasi rupiah dan meredam inflasi, sehingga secara total BI telah menaikkan suku bunga sebesar 100 basis poin dan menempatkan BI Rate pada level tertinggi sejak April 2025.
Kondisi Makro: Inflasi, Pertumbuhan, dan Kredit
Bank Indonesia masih menargetkan inflasi tahun ini pada kisaran 1,5–3,5% dan pertumbuhan ekonomi di rentang 4,9–5,7% YoY. Data yang dikutip Phintraco menunjukkan pertumbuhan kredit mencapai 11,51% YoY pada Mei 2026, meningkat dari 9,98% YoY pada April 2026.
Phintraco menyebut pertumbuhan kredit tahunan tersebut adalah yang tercepat sejak Juli 2024, yang terutama didukung oleh kredit investasi (21,95%), kredit modal kerja (8,09%), dan kredit konsumer (5,89%). Perusahaan sekuritas ini juga menyebutkan bahwa Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit akan tetap berada di kisaran 8%–12% pada 2026.
MSCI Market Accessibility Review
Phintraco mengulas bahwa MSCI Market Accessibility Review memberikan penilaian terperinci terkait aksesibilitas pasar untuk setiap pasar ekuitas yang termasuk dalam indeks MSCI. Penilaian itu mengevaluasi lima kriteria: keterbukaan terhadap kepemilikan asing, kemudahan arus masuk dan keluar modal, efisiensi kerangka kerja operasional, ketersediaan instrumen investasi, serta stabilitas kerangka kerja kelembagaan.
Dari 18 pendekatan yang digunakan MSCI untuk menilai kelima kriteria tersebut, Phintraco menyebutkan Indonesia masih perlu perbaikan pada dua aspek, yakni foreign exchange market liberalization level dan information flow.
Rekomendasi Saham
Phintraco Sekuritas merekomendasikan lima saham yang dinilai berpotensi menguntungkan: BRPT, INKP, PTRO, RATU, dan MDKA.
Ikuti Ihram.co.id
