Investor asing melakukan aksi jual besar pada sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jumat (26/6/2026), dengan net sell mencapai Rp 442,8 miliar.
Tekanannya terlihat menumpuk pada dua saham unggulan, yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, yang sama-sama mengalami pelemahan harga.
Berdasarkan data BEI yang dihimpun, asing membukukan net sell saham Bank Mandiri senilai Rp 112,9 miliar pada sesi I, dihitung berdasarkan harga rata-rata. Volume perdagangan mencapai 28,6 juta saham.
Saham BMRI tercatat melemah 2,5% ke level Rp 3.900 pada penutupan sesi I. Dalam sebulan terakhir, saham ini turun 7,5%, sedangkan secara year to date turun 23,5%.
Selama sesi I, total transaksi BMRI mencapai 130,5 juta saham dengan frekuensi 29,6 ribu kali dan nilai transaksi Rp 515,4 miliar.
Pergerakan ini melanjutkan pola jual bersih asing pada hari sebelumnya, ketika net sell asing pada saham BMRI tercatat Rp 224,1 miliar.
Sementara itu, asing juga mencatat net sell pada saham Telkom Indonesia sebesar Rp 104,6 miliar pada sesi I, dengan volume 43,3 juta saham menurut perhitungan harga rata-rata.
Saham TLKM melemah 3,6% ke level Rp 2.410 pada akhir sesi I. Dalam sebulan terakhir, harga TLKM turun 17,7%, dan year to date turun 30,7%.
Data perdagangan menunjukan sebanyak 115,1 juta saham TLKM diperdagangkan dengan frekuensi 18,3 ribu kali dan nilai transaksi mencapai Rp 277,8 miliar.
Kondisi ini berlanjut dari perdagangan Kamis (25/6/2026), saat asing juga tercatat melakukan net sell pada saham TLKM senilai Rp 19,7 miliar.
Ikuti Ihram.co.id
