Jakarta — PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), pemilik jaringan rumah sakit dan klinik mata Jakarta Eye Center, berencana melakukan penawaran saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan akan menerbitkan sekitar 487,98 juta saham baru yang setara 15% dari modal ditempatkan dan disetor.

Dalam rangka book building, JECX menetapkan kisaran harga saham Rp 1.200–Rp 1.400 per saham sehingga menargetkan perolehan dana sebanyak-banyaknya Rp 683,1 miliar dari penerbitan saham baru tersebut.

Rincian Penggunaan Dana

Perusahaan menyatakan dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya emisi yang dialokasikan secara proporsional, akan dipakai untuk beberapa pos sebagai berikut.

Sekitar Rp 40 miliar akan digunakan untuk pembayaran lebih awal kepada Bank BCA atas sebagian pokok pinjaman perseroan. Selanjutnya, Rp 100 miliar dialokasikan untuk pembayaran lebih awal kepada Bank HSBC Indonesia atas sebagian pokok pinjaman.

Sekitar Rp 185 miliar disiapkan untuk disalurkan ke anak usaha. Rinciannya, Rp 50 miliar akan disetor sebagai modal kepada PT Nitra Sanata Bali (NSB) untuk modal kerja, termasuk pembayaran sewa lahan dan gaji karyawan. Sebesar Rp 100 miliar akan diberikan sebagai pinjaman kepada PT Orbita untuk menutup sebagian pokok utang kepada Bank BCA, dan Rp 35 miliar akan menjadi pinjaman kepada PT JEC Candi Sejahtera (JCS) untuk pembayaran sebagian pokok utang kepada Bank BCA.

Sisa Dana dan Ketentuan Lain

Sisa dana IPO akan digunakan untuk modal kerja perseroan, mencakup biaya operasional sehari-hari seperti gaji dan tunjangan karyawan, yang akan digunakan secara bertahap paling lambat hingga 31 Desember 2027.

Perusahaan juga menyampaikan bahwa hasil penjualan saham oleh pemegang saham penjual akan menjadi milik pemegang saham penjual tersebut, dan perseroan tidak akan memperoleh bagian dari penjualan saham pemegang saham penjual. Seluruh biaya emisI terkait penjualan saham oleh pemegang saham penjual akan ditanggung oleh pemegang saham penjual.