PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) mengambil langkah strategis dengan mengubah arah usaha menjadi perusahaan induk (holding company) yang akan mengembangkan portofolio bisnis, termasuk sektor perdagangan mineral dan perhotelan.
Perubahan ini ditandai dengan perombakan total jajaran direksi dan komisaris pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Senin (22/6/2026), serta rencana akuisisi entitas anak di bidang perdagangan mineral.
Sekretaris Perusahaan KDTN, Aan Rohana, mengatakan penggantian susunan manajemen merupakan bagian dari persiapan arah bisnis baru dan penguatan fondasi pertumbuhan jangka panjang.
“Pondasi bisnis yang kokoh telah kami bangun sepanjang 2025. Keberhasilan operasional dan finansial di tahun lalu menjadi pijakan utama bagi jajaran manajemen baru untuk membawa KDTN berlari lebih kencang pada 2026,” ujar Aan dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026).
Rencana Akuisisi Dan Penataan Aset
Berdasarkan keterbukaan informasi, KDTN berencana mengakuisisi entitas anak yang bergerak di perdagangan mineral. Akuisisi tersebut akan dilaksanakan sesuai ketentuan pasar modal yang berlaku dan diharapkan menambah nilai bagi pemegang saham.
Selain akuisisi, perseroan juga merencanakan pengalihan aset dan usaha eksisting sebagai bagian dari penataan struktur usaha dan optimalisasi portofolio. Langkah ini dimaksudkan untuk mempertegas posisi KDTN sebagai holding company yang menaungi berbagai lini usaha strategis.
Perhotelan Tetap Jadi Pilar Usaha
Kendati mengembangkan bisnis ke sektor perdagangan mineral, KDTN memastikan mempertahankan bisnis perhotelan sebagai salah satu pilar usaha. Saat ini perusahaan mengoperasikan enam hotel, termasuk lima hotel yang berada di kawasan rest area jalan tol.
Sepanjang 2025, tingkat hunian hotel di bawah KDTN meningkat 16,78% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 68.890 kamar terjual. Perseroan juga menyatakan telah merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) untuk mendukung pengembangan bisnis.
Di sektor perhotelan, KDTN melanjutkan strategi inovasi berkelanjutan melalui penerapan teknologi ramah lingkungan seperti sistem self check-in, penggunaan perangkat hemat energi, dan pengurangan limbah plastik untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan.
Susunan Pengurus Baru
Seiring transformasi, RUPSLB menyetujui perubahan susunan pengurus. Liris Suryanto tetap menjabat sebagai Komisaris Independen hingga akhir masa jabatan sesuai keputusan RUPS sebelumnya.
Susunan terbaru Dewan Komisaris dan Direksi KDTN yang efektif sejak 22 Juni 2026 adalah sebagai berikut:
- Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Irma Tjandra
- Komisaris Independen: Liris Suryanto
- Komisaris: Zheng Mengsha
- Direksi
- Direktur Utama: Rudy Susanto
- Direktur: Reza Lasmana
- Direktur: Alfajrul Hadi
- Direktur: Zhang Lei
- Direktur: Shi Liru
Ikuti Ihram.co.id
