PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengusulkan perombakan susunan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 23 Juni 2026. Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat kapabilitas keuangan dan operasional seiring percepatan pengembangan bisnis perseroan di rantai nilai bahan baku baterai.
Dalam agenda RUPST, perseroan meminta persetujuan pemegang saham untuk mengangkat James Nicholas sebagai direktur yang akan menjalankan fungsi Chief Financial Officer (CFO) serta Ashutosh Srivastava Fausimm sebagai Direktur Operasional. Pada saat yang sama, MBMA mengajukan pengunduran diri Anthony Kartono Tan dari jabatan direktur.
Presiden Direktur MBMA, Teddy Nuryanto Oetomo, mengatakan penyegaran jajaran direksi merupakan bagian dari strategi memperkuat kepemimpinan perusahaan, khususnya pada fungsi keuangan dan operasional yang dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Ihram.co.id — “Kami percaya pengalaman dan kompetensi yang dibawa oleh calon anggota direksi baru akan memperkuat kemampuan perseroan dalam menjalankan strategi bisnis, meningkatkan efektivitas operasional, serta menjaga disiplin keuangan dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang MBMA,”
Alasan Perombakan
Perseroan menyatakan penguatan struktur manajemen dilakukan di tengah ekspansi bisnis MBMA sebagai salah satu pemain dalam industri bahan baku baterai kendaraan listrik di Indonesia. MBMA menilai tata kelola yang kuat serta kepemimpinan dengan pengalaman global menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan bisnis.
Profil Calon Direksi
James Nicholas, 43 tahun, bukan sosok baru di MBMA. Ia bergabung sejak November 2022 dan saat ini menjabat General Manager Finance, Accounting and Tax. James memiliki pengalaman di bidang keuangan, akuntansi, treasury, pengendalian internal, implementasi sistem ERP, serta perbaikan proses bisnis.
Sebelum bergabung dengan MBMA, James pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain Group Head of Finance, Accounting and Tax di GoTo, Senior Vice President Finance Controller di Lazada Group Indonesia, serta posisi manajerial di PricewaterhouseCoopers di Indonesia dan London.
Ashutosh Srivastava Fausimm telah bergabung dengan MBMA sejak Maret 2023 dan saat ini menjabat Executive General Manager. Ia memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun di industri pertambangan internasional, termasuk proyek di Australia, Indonesia, dan India.
Keahlian Ashutosh meliputi pengembangan proyek pertambangan, desain dan perencanaan tambang, penjadwalan operasi, serta pengelolaan kegiatan pertambangan. Sebelum bergabung dengan grup MBMA, ia pernah berkarier di sejumlah perusahaan tambang global seperti Coal India Limited, Mining Plus Pty Ltd, Blackham Resources Limited, Superior Gold Inc, dan Red 5 Limited (sekarang Vault Minerals Limited).
Dampak dan Proses Keputusan
Manajemen MBMA menilai kombinasi pengalaman James di bidang keuangan dan Ashutosh di sektor operasional akan memperkuat fondasi perseroan dalam menjalankan berbagai proyek strategis yang tengah dikembangkan.
Perseroan juga menyampaikan apresiasi kepada Anthony Kartono Tan atas kontribusi dan dedikasinya selama menjabat sebagai direktur MBMA. Keputusan perubahan susunan direksi akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPST. MBMA tidak mengajukan perubahan pada susunan Dewan Komisaris.
Ikuti Ihram.co.id
